Bisnis / Makro
Kamis, 09 September 2021 | 12:20 WIB
Mantri Bank BRI. (Dok : BRI)

Suara.com - Pelaku usaha jadi salah satu kalangan yang paling terdampak wabah COVID-19 hingga pemerintah memberikan beragam kemudahan demi mendukung kelangsungan bisnis UMKM.

Salah satu dukungan pemerintah yakni kemudahan kredit yang bisa diakses para pelaku UMKM, dengan kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan melalui sejumlah lembaga keuangan termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Saat ini, pemerintah sudah memperbesar plafon kredit KUR BRI tanpa jaminan atau agunan untuk pinjaman sampai Rp100 juta dengan subsidi bunga sampai 3 persen.

Untuk diketahui, sebelumnya plafon KUR BRI tanpa agunan maksimal hanya Rp50 juta untuk sekali pinjaman.

Namun kini calon debitur termasuk UMKM bisa mengajukan pinjaman BRI KUR tanpa agunan via layanan digital atau bisa diajukan secara online (KUR BRI online).

Selain itu, syarat pengajuan KUR BRI terbilang cukup mudah. Fasilitas KUR BRI ini memiliki jangka waktu pinjaman yang fleksibel yakni antara 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan.

Fasilitas KUR BRI 2021 ini juga bebas biaya administrasi dan provisi. Selain itu, suku bunga yang diterapkan BRI KUR cukup ringan yakni 6 persen per tahun.

Berikut cara dan syarat pengajuan KUR BRI secara online 2021, dilansir dari Solopos.com.

Syarat KUR BRI online:

Baca Juga: BRI Jadi Salah Satu Tempat Kerja Terbaik di Asia, Ternyata Begini Strategi Kerjanya

1. Individu (perorangan) memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan

2. Punya usaha di salah satu platform e-commerce (misalnya Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya) dan/atau penyedia ride hailing (Gojek atau Grab)

3. Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit

4. Persyaratan administrasi KUR BRI:

-Identitas berupa KTP

-Kartu Keluarga (KK)

Load More