Suara.com - Pelaku usaha jadi salah satu kalangan yang paling terdampak wabah COVID-19 hingga pemerintah memberikan beragam kemudahan demi mendukung kelangsungan bisnis UMKM.
Salah satu dukungan pemerintah yakni kemudahan kredit yang bisa diakses para pelaku UMKM, dengan kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan melalui sejumlah lembaga keuangan termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Saat ini, pemerintah sudah memperbesar plafon kredit KUR BRI tanpa jaminan atau agunan untuk pinjaman sampai Rp100 juta dengan subsidi bunga sampai 3 persen.
Untuk diketahui, sebelumnya plafon KUR BRI tanpa agunan maksimal hanya Rp50 juta untuk sekali pinjaman.
Namun kini calon debitur termasuk UMKM bisa mengajukan pinjaman BRI KUR tanpa agunan via layanan digital atau bisa diajukan secara online (KUR BRI online).
Selain itu, syarat pengajuan KUR BRI terbilang cukup mudah. Fasilitas KUR BRI ini memiliki jangka waktu pinjaman yang fleksibel yakni antara 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan.
Fasilitas KUR BRI 2021 ini juga bebas biaya administrasi dan provisi. Selain itu, suku bunga yang diterapkan BRI KUR cukup ringan yakni 6 persen per tahun.
Berikut cara dan syarat pengajuan KUR BRI secara online 2021, dilansir dari Solopos.com.
Syarat KUR BRI online:
Baca Juga: BRI Jadi Salah Satu Tempat Kerja Terbaik di Asia, Ternyata Begini Strategi Kerjanya
1. Individu (perorangan) memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan
2. Punya usaha di salah satu platform e-commerce (misalnya Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya) dan/atau penyedia ride hailing (Gojek atau Grab)
3. Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit
4. Persyaratan administrasi KUR BRI:
-Identitas berupa KTP
-Kartu Keluarga (KK)
Berita Terkait
-
Transaksi Treasury Tumbuh Signifkan, BRI Andalkan Fee & Other Operating Income
-
Demand Surat Berharga Tinggi, Bank BRI Optimalkan Pendapatan dari Transaksi Treasury
-
Bank BRI akan Terus Optimalkan Pendapatan dari Transaksi Treasury
-
Transaksi Treasury Tumbuh Signifkan, BRI Makin Andalkan Fee & Other Operating Income
-
Hingga 6 September 2021, Penyaluran KUR Sudah Tembus Rp 176 Triliun
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan