Suara.com - Pentolan bank BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk raih penghargaan internasional sebagai salah satu tempat bekerja terbaik di Asia atau Best Companies to Work For in Asia versi HR Asia Media.
“Pencapaian istimewa BRI selama hampir 126 tahun berdiri di Indonesia tak lepas dari peran serta dan kontribusi Insan BRILiaN. Sekaligus membuktikan perseroan on-track mewujudkan salah satu parameter aspirasi BRI sebagai Home to the Best Talent," kata Direktur Human Capital BRI Agus Winardono, Rabu (8/9/2021).
Ia mengatakan, BRI terus berupaya menciptakan lingkungan kerja bagi Insan BRILiaN agar mencapai produktifitas yang maksimal melalui berbagai program peningkatan kompetensi dan kapabilitas yang tersistem.
Perseroan juga memberikan kesempatan pengembangan karir serta mendorong terciptanya keseimbangan dan integrasi kehidupan kerja, work-life balance.
“Di saat pandemi kami menerapkan konsep People First dengan memberikan perhatian yang luar biasa kepada BRILian dan keluarga di masa pandemi COVID-19,” ujar Agus, dikutip dari Antara.
Ia juga mengatakan, BRI berupaya mempermudah karyawan dalam melayani masyarakat dan tetap produktif sambil mengedepankan keselamatan dan kesehatan Insan BRILiaN.
Kekinian, 84 persen dari lebih 125 ribu karyawan BRI adalah milenial & Gen Z yang merespons positif solusi digital yang dinamis serta mudah diakses.
Tiap karyawan diberi fasilitasi dengan platform komunikasi digital agar bisa berkoordinasi virtual secara efektif untuk menciptakan lingkungan kerja digital yang makin agile.
Lebih lanjut ia menyampaikan perseroan terus bertransformasi dan berinovasi untuk mencapai visi menjadi The Most Valuable Banking Group in South East Asia and Champion of Financial Inclusion dengan fokus pada transformasi dua bidang utama yaitu digital dan culture.
Baca Juga: Rights Issue BBRI Perkuat Ekosistem Usaha Ultra Mikro
“Penghargaan ini adalah salah satu pencapaian yang baik dalam bidang sumber daya manusia dan tentunya organisasi. Kami memiliki konsep strategis pembangunan sumber daya manusia yang berfokus pada 3 pilar utama yaitu manusia, budaya dan organisasi,” katanya.
Dalam hal organisasi, BRI mendefinisikan sumber daya manusia sebagai insan BRILiaN yakni individu yang mampu memberikan nilai lebih bagi negeri.
Sumber daya manusia tersebut harus ditunjang dengan tempat kerja yang memberikan kesempatan untuk belajar, berprestasi, tumbuh dan berkembang sehingga berkontribusi, serta memberi makna Indonesia.
Untuk diketahui, BRI saat ini memiliki tingkat turn over pekerja yang cukup rendah, yakni di angka 1,73 persen, lebih rendah dari rata-rata industri perbankan di kisaran angka 15 persen.
Berita Terkait
-
BRI Dinobatkan sebagai Tempat Kerja Terbaik di Asia versi HR Asia
-
BRI Dinobatkan sebagai Tempat Bekerja Terbaik di Asia
-
Miliki Manajemen yang Mumpuni, BRI Dinobatkan sebagai Tempat Bekerja Terbaik di Asia
-
BRI Dinobatkan sebagai Tempat Bekerja Terbaik di Asia versi HR Asia
-
Rights Issue BBRI Perkuat Ekosistem Usaha Ultra Mikro
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun