Bisnis / Keuangan
Kamis, 09 September 2021 | 13:28 WIB
Pavel Durov, CEO Telegram. (Instagram/@durov)

Suara.com - Pendiri Telegram Pavel Durov secara mengagetkan meminta warga dunia tidak terlena dengan munculnya dukungan teknologi di lini hiburan sperti TikTok atau Netflix

Menurut Durov, kinerja otak manusia adalah yang paling kuat dan tidak ada yang menandingi bahkan saat beristirahat atau tidak melakukan apapun.

"Pikiran adalah alat kita yang paling kuat. Tak ada yang tidak bisa dilakukannya. Berdasarkan banyak studi, pikiran secara aktif menghasilkan ide baru bahkan saat kita beristirahat atau tak melakukan apapun. Sering kita punya solusi masalah sulit setelah tidur panjang di malam hari," tulis Durov, melalui kanal resminya.

Pria yang lahir di Rusia ini menyebut, kondisi kejiwaan manusia terpengaruh kualitas informasi yang diterima oleh otak. Ini seperti bagaimana tubuh kita bergantung pada apa yang kita makan.

"Jika kita memupuk otak dengan data real life yang memungkinkannya menyelesaikan masalah-masalah fundamental, ia akan memproses data ini di latar belakang dan datang dengan solusi tidak terduga," kata Durov, dikutip via Warta Ekonomi.

PRia 36 tahun itu juga menyayangkan banyaknya orang yang terlena dengan tayangan video TikTok atau Netflix. Menurutnya, kedua platform tersebut justru membuat orang-orang tidak awas dalam berpikir.

"Sayangnya kebanyakan orang lebih memilih menyuapi pikiran mereka tidak dengan fakta nyata yang bisa membuat kita mengubah dunia tapi dengan video serial Netflix random atau video TikTok," ujarnya.

Load More