Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), resmikan dua jalan di kawasan sekitar Perusahaan, yakni Jalan Ir. Suratman dan Jalan NPK Pelangi. Peresmian ditandai jalan sehat jajaran Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim bersama Wakil Walikota dan Forkompimda Bontang.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengungkapkan Jalan Ir. Suratman diambil dari nama Direktur Utama Pupuk Kaltim periode 1990-1995, sekaligus salah satu pionir yang sangat berjasa mengembangkan Perusahaan melalui berbagai kebijakan dan gagasan strategis.
“Ini sebagai bentuk penghargaan kepada Bapak Alm. Ir. Suratman sebagai pendahulu kami di Pupuk Kaltim, yang telah berjuang dan berkarya memajukan Perusahaan. Satu hal yang paling dikenang dari beliau, bahwa kebijakan industri pupuk harus diperjuangkan dan diutamakan untuk kebutuhan nasional,” ujar Rahmad Pribadi dalam keterangannya, Selasa (21/9/2021).
Sedangkan Jalan NPK Pelangi terinspirasi dari nama salah satu produk unggulan Pupuk Kaltim, dalam mendukung sektor pertanian tanah air dengan penyediaan pupuk berkualitas terbaik.
Pupuk Kaltim sebelumnya juga telah menggunakan nama para pionir seperti Ir. James Simanjuntak yang merupakan Direktur Utama pertama Pupuk Kaltim untuk jalan di kawasan perkantoran, serta nama Kotan Pasaman di kawasan perumahan karyawan.
Selain itu beberapa jalan yang dibangun Pupuk Kaltim juga menggunakan nama produk Perusahaan, seperti Jalan Urea di kawasan Hotel Bintang Sintuk, Jalan Amoniak di kawasan industri KIE dan jalan Oksigen di Rumah Sakit Pupuk Kaltim.
“Melalui pembangunan jalan ini, diharap masyarakat dan insan Perusahaan dapat mengenal sekaligus mengenang perjalanan Pupuk Kaltim dalam melanjutkan cita-cita para pionir memajukan industri pupuk nasional,” tambah Rahmad.
Pembangunan Jalan Ir. Suratman dan NPK Pelangi juga sebagai wujud kontribusi Perusahaan bagi masyarakat melalui penyediaan akses jalan alternatif bagi kegiatan perekonomian, sekaligus mendukung iklim investasi di kawasan industri sekitar Pupuk Kaltim yang diharap mampu menarik minat investor untuk berinvestasi di Bontang.
“Semoga pembangunan dua jalan ini bermanfaat maksimal untuk kepentingan masyarakat dan aktivitas perekonomian, sekaligus menjadi modal bagi Bontang dalam menarik minat investor dengan ketersediaan akses jalan ke kawasan industri,” harap Rahmad.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Komitmen di Program Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan
Wakil Walikota Bontang Najirah, menilai pembangunan dua jalan ini sangat bermanfaat dalam mendukung aktivitas perekonomian masyarakat, agar terus tumbuh dan berkembang.
Begitu pula terhadap iklim investasi, diharap mampu menarik minat investor ke Bontang seiring baiknya infrastruktur di kawasan industri, sehingga ke depan mampu memberi multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih atas kontribusi Pupuk Kaltim bersama anak perusahaannya bagi masyarakat dan Kota Bontang selama ini. Mari kita jaga dan rawat jalan ini dengan baik, untuk manfaat jangka panjang,” kata Najirah.
Eko Wahyu Laksmono, putra pertama Ir. Suratman sekaligus mewakili keluarga yang hadir pada kesempatan itu, turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan Pupuk Kaltim terhadap ayahnya melalui penamaan jalan di kawasan Perusahaan.
Dirinya berharap tonggak sejarah yang telah diukir Ir. Suratman dalam perjalanan Pupuk Kaltim, dapat memberi motivasi agar Perusahaan terus maju dan berkembang.
“Atas nama keluarga kami sampaikan terima kasih atas penghargaan Pupuk Kaltim kepada almarhum bapak. Semoga jalan ini memberi manfaat besar bagi masyarakat Bontang. Kami doakan Pupuk Kaltim semakin sukses serta terus berkontribusi bagi daerah, bangsa dan negara,” ucap Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru