Sejauh ini Angeline telah bertemu dua pelaku usaha di wilayahnya yang sudah berhasil membudidayakan tanaman hias walau dengan peralatan yang terbatas. Bahkan, mereka sudah dapat mengirim hasil budidaya hingga ke luar negeri.
Tren menanam dan memelihara tanaman hias saat awal pandemi masih terus berlangsung hingga di masa mendatang. Karena itu, kata artis sekaligus influencer Maudy Koesnaedi, tanaman hias sebenarnya dapat dijadikan ladang untuk berbisnis.
Maudy dan teman-temannya dari Geng Ijo mencoba membantu menjual tanaman petani dengan mempromosikan di sosial media. Biasanya petani mempunyai tanaman yang bagus tapi dihargai murah. Saat pandemi, pembeli langsung sepi. Mau tidak mau, para petani harus melakukan penjualan melalui online. Petani, jelas Maudy, sudah mencoba menjual lewat Instagram.
"Karena pengikut (Instagramnya) tidak terlalu banyak, tidak efektif juga. Akhirnya kami juga sering membantu teman-teman para petani untuk siaran langsung melalui Instagram bersama-sama," katanya pemeran Zainab dalam sinetron "Si Doel" itu.
Untuk menjadi ladang bisnis, Maudy memberikan beberapa tips baik kepada para petani maupun kepada ibu-ibu PKK yang membantu mempromosikan. Pertama, sebaiknya para ibu-ibu PKK yang membantu mempromosikan tanaman petani juga dibekali informasi mengenai tanaman yang akan dijual, bagaimana cara merawatnya, dan informasi detail lain. Ini agar petani dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan muncul.
Kedua, soal administrasi pengiriman. Maudy mengungkapkan, terkadang petan tidak dapat mengemas tanaman dengan baik dan benar. Karena itu, kata dia, perlu ada edukasi dan pengetahuan pada petani agar pelanggan dapat menerima tanaman dengan puas.
"Bagaimana untuk bisa mengemas tanamannya supaya nilainya baik dan juga tidak mengecewakan pembelinya. Karena saya sebagai pembeli amatiran, pasti suka tanya-tanya nih. Jadi, sebaiknya (petani sebagai penjual) juga bisa menjawab," jelas Maudy.
Ketiga, pertimbangkan alam. Pengiriman tanaman yang terlalu lama sebaiknya dapat disiasati dengan berbagai cara agar tanaman tidak mati dalam perjalanan karena berbagai hal. Salah satunya perbedaan suhu saat pengiriman.
"Jadi, sebenarnya kalau bisa dijadikan bisnis itu betul. Tetapi saya berharap mungkin teman-teman yang sudah menjadi pakar bisa sharing-sharing informasi juga kepada ibu-ibu yang akan memulai bisnis tanaman ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Aiihh... Ini Lho Tips Merawat Tanaman Hias Ala Artis Cantik Maudy Koesnaedi
Dalam kesempatan yang sama pula, kolektor tanaman hias Tami Andrenari mengaku tanaman hias bukan sekadar tanaman yang dipajang saja. Tapi juga memberikan berbagai keuntungan/manfaat bagi siapa saja yang memeliharanya.
Bagi Tami, dengan merawat tanaman di rumah akan membuat suasana rumah menjadi lebih sejuk. Tanaman hias juga memberikan ketenangan jiwa, membantu stress release, dan juga pastinya menambah keindahan rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya