Suara.com - Borobudur Marathon kembali dengan semangat baru. Rangkaian Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng dimulai dengan konferensi pers secara daring yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno, Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An.
“Untuk runners yang sudah kangen Borobudur Marathon dan kangen Magelang, Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng akan digelar pada tanggal 27-28 November. Untuk tahun ini dengan melihat kondisi terkini saya optimis acara ini bisa berjalan dengan baik. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, gelaran tahun ini masih dibalut dengan keriaan dan kemeriahan yang sangat personal dan tidak bisa ditemukan di acara lain,” kata Ganjar Pranowo ditulis Jumat (1/10/2021).
Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng mengusung tema “Symphony of Energy”. Tema tersebut bisa diartikan sebagai niatan jiwa yang disatukan dalam sebuah kolaborasi dan kesatuan energi yang membangkitkan para pelari dan Magelang.
Hal ini tertuang dalam rangkaian kata-kata Saiyeg Saeka Praya, yang bisa diartikan, tujuan utama Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng ini tidak hanya mencari pemenang dan juara, tetapi juga proses mewujudkan perbaikan pelayanan penyelenggaraan Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng dan dampak kepada masyarakat Magelang.
“Symphony of Energy menjadi sebuah semangat dan kolaborasi satu sama lain baik dari para pelari, pemerintah, penyelenggara, dan Bank Jateng, untuk bersama sama menyalurkan energi positif yang akan membawa dampak positif baik untuk Magelang maupun untuk segenap masyarakat yang tersebar di berbagai penjuru,” jelas Budiman Tanuredjo.
Sama seperti pada tahun 2020, Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng juga masih mempertandingkan Borobudur Marathon Elite Race 2021 yang akan diikuti oleh 50 atlet elite Indonesia dengan jarak tempuh 42,195 kilometer.
Sementara itu, pelari umum dapat mengikuti Borobudur Marathon Virtual Challenge (BMVC) 2021 yang dibagi tiga kategori, yaitu 42 kilometer, 21 kilometer, dan 10 kilometer.
Selain itu, ada kategori baru, yaitu Bank Jateng Tilik Candi 2021 yang dibuat untuk memberi pengalaman baru pada era kenormalan baru, dimana kategori ini memungkinkan dibukanya race secara offline dan dibatasi sebanyak 128 peserta.
Ketiga rangkaian ini akan digelar pada 27–28 November. Borobudur Marathon Elite Race 2021 akan diadakan pada 27 November 2021, sementara Bank Jateng Tilik Candi 2021 dan BMVC akan diadakan pada 28 November 2021.
Baca Juga: Dipraperadilan 13 Tersangka Transfer Dana Palsu, Polda Jateng: Kita Hormati
“Kita patut mengapresiasi usaha kita bersama untuk bertahan dan berusaha sehat. Kita masih perlu berjuang kedepannya untuk memperbaiki dan tetap ketat, tidak boleh lengah sedikitpun dalam menjaga protokol kesehatan. Kita rayakan bersama Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng ini dengan semangat baru yang akan membawa energi baru untuk semua pihak,” papar Supriyatno.
Urusan protokol kesehatan juga menjadi perhatian khusus penyelenggara Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng. Peserta elite diwajibkan sudah menjalani vaksinasi Covid-19 secara penuh (dua kali).
Sama seperti tahun lalu, akan ada karantina atlet elite, tempat latihan yang steril dengan menjaga jarak antara atlet dan meminimalkan kontak atlet elite dan pihak luar.
3T (testing, tracking, dan treatment) juga menjadi perhatian khusus dengan memonitor atlet elite 14 hari sebelum hari-H agar para atlet elite tetap terjaga kondisi badannya dan terhindar dari cedera dan penularan Covid-19.
“Masyarakat Magelang, sebagai tuan rumah, kita juga harus menyambut para pelari yang selama ini sudah merindukan berlari di Borobudur. Kita berikan juga energi semangat kepada para pelari agar dapat mendapatkan pengalaman terbaik berlari di Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng. Tetap patuhi protokol kesehatan dan kita sambut para pelari dengan segala keragaman yang ada. Untuk para pelari, selalu semangat, tetap patuhi protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Liem Chie An.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah
-
GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen