Suara.com - Tidak mau kalah dari SpaceX, Honda mulai mewujudkan ambisi untuk bisa mengeksplorasi dunia luar angkasa, termasuk Bulan, dengan mengembangkan roket kecil dan kemungkinan untuk membangun sistem energi di sana.
Dalam pernyataan terbarunya, Honda Motor memperkenalkan arah pengembangan teknologi yang sedang dikejar perusahaan untuk menghadapi tantangan yang dihadapi Honda di area baru sambil memanfaatkan teknologi intinya.
Sambil memperkuat bisnis yang ada sebagai fondasi perusahaan, Honda berkomitmen penuh untuk berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat tanpa dampak lingkungan dan tanpa tabrakan lalu lintas dan juga inisiatif baru yang memungkinkan Honda menghadapi tantangan di area baru.
Tidak hanya meneliti teknologi lingkungan dan keselamatan yang canggih, Honda R&D yang mengambil peran utama dalam penelitian dan pengembangan teknologi, sedang meneliti dengan memperluas potensi mobilitas ke dimensi 3, kemudian dimensi 4 yang menentang batasan ruang dan waktu, dan akhirnya ke luar angkasa.
Area baru yang akan ditekuni Honda ini termasuk pesawat lepas landas dan pendaratan vertikal listrik, robot avatar dengan tujuan untuk memperluas jangkauan kemampuan manusia dan tantangan baru di bidang luar angkasa, kata Honda dalam pernyataan resmi, dikutip Jumat.
Honda mengembangkan pesawat eVTOL yang bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal. Kendaraan terbang ini ditenagai oleh motor listrik, ramah lingkungan dan mudah diakses orang-orang.
Adopsi teknologi tenaga hybrid memungkinkan perluasan jangkauan, yang memungkinkan Honda eVTOL menyediakan transportasi antar kota (city-to-city), di mana ukuran pasar diperkirakan akan tumbuh di masa depan.
Honda mengembangkan pesawat eVTOL (electric Vertical Take-off and Landing) dengan memanfaatkan berbagai teknologi inti agar memudahkan akses orang-orang untuk beraktivitas di langit.
Selain operasi bersih yang diwujudkan oleh teknologi elektrifikasi, eVTOL memiliki fitur keselamatan pada tingkat yang setara dengan pesawat penumpang komersial yang diwujudkan dengan strukturnya yang sederhana dan sistem propulsi terdesentralisasi serta ketenangan karena diameter rotor yang relatif kecil.
Baca Juga: PLN Berencana Bangun 67 SPKLU Sepanjang 2021
Hal ini memungkinkan eVTOL untuk lepas landas dan mendarat di tengah kota tanpa menimbulkan masalah kebisingan. Karena fitur-fitur tersebut, perlombaan pengembangan pesawat eVTOL semakin gencar.
Namun, pesawat eVTOL all-electric menghadapi masalah jangkauan karena kapasitas baterai yang terbatas, oleh karena itu area penggunaan yang realistis terbatas untuk transportasi dalam kota (dalam kota).
Untuk mengatasi masalah ini dan mewujudkan transportasi antarkota yang ramah pengguna dengan jangkauan yang lebih jauh, Honda akan memanfaatkan teknologi elektrifikasinya dan mengembangkan Honda eVTOL yang dilengkapi dengan unit tenaga hibrida turbin gas.
Selain itu, selain teknologi elektrifikasi, Honda eVTOL akan menampilkan teknologi yang telah dikumpulkan Honda di sejumlah bidang berbeda seperti teknologi pembakaran, aerodinamika, dan kontrol.
Tantangan Rambah Luar Angkasa
Honda juga tengah mempercepat penelitian di bidang teknologi luar angkasa dan berkeinginan membangun sistem energi terbarukan sirkulatif di permukaan Bulan dengan memanfaatkan teknologi sel bahan bakar Honda dan teknologi elektrolisis air tekanan diferensial tinggi.
Berita Terkait
-
Volkswagen Kembangkan Perangkat Lunak Diagnostik Baterai Mudahkan Daur Ulang
-
Ada Job di AS, Denny Sumargo Ajak Istri Biar Bisa Bulan Madu
-
Mantap! Kembaran Honda Astrea Tampil dengan Wajah Baru, Warna Emas Bikin Mewah
-
Daftar Hari Penting di Oktober 2021, Hari Kopi hingga Hari Pangan
-
Honda Umumkan Ambisi Kembangkan Mobil Terbang
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?