Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu dengan kelompok emak-emak budidaya Jamur dan emping di desa Desa Wisata Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.
Ketika bertemu mas menteri, panggilan akrab Sandiaga Uno, salah seorang emak pelaku UMKM emping, Ibu Lampung langsung curhat tentang kondisi bisnis yang menurun drastis karena pandemi dan juga soal kekurangan modal untuk membeli peralatan wajan untuk menyangrai melinjo sebelum dibuat menjadi emping.
Mendengar keluhan Ibu Lampung tersebut, Sandiaga Uno langsung memberikan bantuan modal Rp 3 juta secara tunai seperti yang dibutuhkan.
“Agar ibu Lampung dapat memproduksi emping lebih banyak, saya langsung berikan modal sekarang juga, tidak pakai lama. Mohon dana ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan kami menunggu laporan perkembangannya,” kata Sandiaga ditulis Senin (4/10/2021).
Senada dengan Ibu Lampung, Ibu Entu yang merupakan pelaku UMKM olahan jamur juga mencurahkan kesusahannya yang terkendala peralatan untuk budi daya jamur karena peralatannya masih ala kadarnya.
Sandiaga Uno pun langsung meminta staf nya untuk memberikan dana untuk modal tambahan Ibu Entu, yang telah memberikan anggaran sekitar Rp 6,7 juta untuk kebutuhan penyediaan peralatan budidaya jamur.
Sandi menegaskan, setelah mendapatkan keluhan dari emak-emak yang mengatakan kalau mereka hanya punya tong kecil untuk pengasapan yang muat kurang dari 100 jamur. Padahal peminat makanan olahan jamur sangat tinggi sehingga mereka tidak bisa memenuhi pesanan.
“Ini saya kasih modal buat beli peralatan budidaya jamur dengan catatan nanti mengirimkan laporan belanja modalnya dilengkapi dengan foto ,” katanya.
Dengan begitu, Mas Menteri berharap ada perkembangan yang baik di desa tersebut. hingga emak-emak bisa kembali produktif dan meningkatkan ekonomi desa tersebut.
Baca Juga: Hari Batik Nasional 2021, Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Beli Batik di Masa Pandemi
Adapun olahan jamur yang diproduksi emak-emak UMKM di desa Cikolelet mulai abon jamur, keripik jamur, martabak jamur, bakso jamur, risoles jamur.
Menurutnya, dengan adanya bantuan modal ini maka dia dan emak-emak lainnya akan membeli peralatan budidaya jamur yang lebih layak dan lebih besar, di mulai dari Drum atau Tong gede, mawar untuk perapian gas dan kebutuhan lainnya.
“Saya ucapan terima kasih kepada bapak menteri sehingga kita bisa punya alat-alat baru. Mas menteri memang pemimpin yang memberikan solusi langsung kepada kami,” ujar ibu Entu.
“Alhamdulillah saya dikasih Rp3 juta,” kata Mak Lampung.
Menurut kedua emak-emak tersebut dengan adanya bantuan dari Mas Menteri diharapkan produksi mereka juga bertambah dan juga penghasilannya semakin bertambah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya
-
15 Ide Usaha saat Ramadan, Modal Minim di Bawah 1 Juta
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Awas! Praktik Jual-Beli Rekening Bisa Dijerat Hukum Penjara
-
Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar