Suara.com - Seiring dengan cepatnya perkembangan dunia digital, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terus melakukan transformasi transaksi perbankan digital. BNI sebagai bank yang sangat dekat dengan kampus fokus dalam memberikan solusi digital layanan perbankan mulai dari mahasiswa, pegawai, dosen sampai dengan alumni.
Pada Kamis 11 November 2021, BNI berkolaborasi dengan Universitas Kristen Petra (UK Petra) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memberikan pelayanan lengkap bagi seluruh civitas akademika.
Pada kesempatan ini hadir secara luring di Surabaya Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto; General Manager Divisi Hubungan Kelembagaan 2 BNI, Arya Prajaka; untuk Kick Off Campus Financial Ecosystem yang merupakan Program kerjasama BNI yang menandai babak baru pelayanan BNI kepada UK Petra dan juga ITS.
UK Petra terpilih menjadi Perguruan Tinggi Swasta yang menjadi percontohan pengembangan Campus Financial Ecosystem di wilayah Jawa Timur. Pada agenda Kick Off Campus Financial Ecosystem BNI - UK Petra turut dihadiri oleh Rektor Universitas Kristen Petra Djwantoro Hardjito, Wakil Rektor II UK Petra Agus Arianto Toly, Wakil Rektor III UK Petra Rudy Setiawan, Wakil Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Petra Yos Handarto Poernomo, Wakil Sekretaris Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Petra Guntur Harianto dan Direktur Eksekutif Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Petra Rolly Intan.
Sis Apik mengatakan, BNI memiliki hubungan sejarah yang dekat dengan perguruan tinggi, di era digitalisasi ini, peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan, untuk mengisi perubahan-perubahan pengelolaan bisnis yang masuk era digital. Melalui Campus Financial Ecosystem, harapannya dapat mendukung UK Petra dan ITS melalui layanan dan sistem jasa keuangan yang dikembangkan oleh BNI.
"BNI menyediakan solusi digital terintegrasi dalam rangka memberikan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan kegiatan di UK Petra dan ITS, baik berupa Corporate Support, Layanan Produk Consumer, Cash Management System, serta solusi IT lainnya “ tutur Sis Apik WIjayanto.
Selain itu, BNI juga fokus mengembangkan Solusi Bisnis Kelembagaan melalui Program Campus Financial Ecosystem di ITS dan saat ini ITS telah menikmati beberapa layanannya dan terbukti memudahkan transaksi serta memudahkan pengelolaan keuangan kampus. Penandatanganan MoU Campus Financial Ecosystem BNI - ITS dihadiri oleh Rektor ITS Moch Ashari, Wakil Rektor II ITS Mas Agus Mardyanto, Wakil Rektor IV ITS Bambang Pramujati, Sekretaris Insitusi Umi Laili Yuhana.
MoU ini merupakan kesepakatan Kerjasama yang meliputi Integrasi BNI Cash Management, kerjasama penyaluran BNI Fleksi Pendidikan Mahasiswa Pascasarjana S2/S3. Selain itu, terdapat juga tentang Pembayaran Biaya Pendidikan, Magang, Beasiswa dan Rekrutmen Calon Pegawai BNI. Program Digital Entrepreneur juga disiapkan untuk mendukung UMKM binaan UK Petra dan ITS melalui program BNI Edu Preneur.
Sementara itu, Arya Prajaka General Manager Divisi Hubungan Kelembagaan 2 mengatakan, BNI berkomitmen untuk dapat menyediakan solusi keuangan yang terintegrasi berbasis digital dan sesuai dengan kebutuhan segenap Civitas Akademika, dari mulai solusi keuangan bagi Kampus UK Petra dan ITS dosen atau staff pengajar, staff pegawai, mahasiswa, bahkan lebih luas lagi, sampai dengan keluarga mahasiswa dan pelaku usaha di sekitar kampus UK Petra dan ITS.
Dengan berlangsungnya jalinan kerja sama yang semakin erat antara BNI dengan UK Petra dan ITS, diharapkan agar kedepannya BNI dapat selalu memberikan support kepada Perguruan Tinggi demi memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Berita Terkait
-
Transformasi Inacraft Pameran Kerajinan Internasional Terbesar di ASEAN
-
Kehadiran Bank Digital Memicu Pertumbuhan Ekonomi Syariah
-
Peringatan Hari Pahlawan, BNI Santuni Keluarga Prajurit
-
Huawei Indonesia Siapkan Talenta Digital demi Pekerjaan Masa Depan
-
Inovasi Layanan Digital, ATR/BPN Luncurkan Loketku dan Aplikasi Informasi Publik Online
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik