Suara.com - Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2021 menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, yang memberikan perhatian khusus kepada keluarga prajurit yang telah gugur dalam tugas. Demikian langkah BNI sebagai tanda kepedulian dan tanggung jawab kepada para patriot bangsa.
Corporate Secretary BNI, Mucharom mengatakan, sebagai patriot, jasa para prajurit yang gugur tersebut akan terus dikenang. Nilai-nilai perjuangan para prajurit tersebut juga akan menjadi motivasi bagi seluruh penerus bangsa untuk tetap bersemangat membangun negeri.
BNI sebagai bank BUMN memiliki Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mempertahankan semangat patriotism tersebut, antara lain dengan menyalurkan santunan bagi keluarga prajurit yang telah gugur itu.
“Santunan ini akan diberikan dalam bentuk tabungan BNI. Semoga memberikan manfaat yang optimal bagi para keluarga para prajurit yang telah mengorbankan jiwa demi keutuhan NKRI,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (10/11/2021).
Keluarga prajurit yang pada kesempatan ini mendapatkan santuan BNI adalah ahli waris awak kapal KRI Nanggala 402 yang telah gugur Mei 2021. Santunan senilai Rp2,65 miliar ini merupakan bagian dari Program TJSL BNI yang mencakup 4 pilar yaitu pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan, dan pilar hukum dan tata kelola.
Seperti diketahui, korban awak kapal KRI Nanggala 402 merupakan tulang punggung keluarga dan meninggalkan tanggungan berupa istri dan anak. Santunan yang diberikan diharapkan bisa dimanfaatkan bagi putra-putri keluarga korban yang masih menempuh pendidikan.
“Selain untuk kebutuhan pendidikan, santunan juga diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai modal awal untuk memulai usaha, sebagaimana komitmen BNI dalam memberikan layanan dan kinerja secara berkelanjutan,” urainya.
Selain memberikan ahli waris awak kapal KRI Nanggala 402, BNI juga turut memberikan santunan kepada ahli waris Korban Kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Sebagai informasi, pada 25 April 2021 lalu, Badan Intelijen Negara (BIN) mengonfirmasi gugurnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha yang terkena tembak oleh KKB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Baca Juga: Usmar Ismail dan Daftar 3 Tokoh yang Diberikan Gelar Pahlawan Nasional di 2021
Dukungan BNI ini diharapkan bisa memberikan nilai terhadap masyarakat umum yang bersimpati dan khususnya kepada TNI sebagai salah satu nasabah institusi perseroan.
Berita Terkait
-
Inilah 5 Peristiwa Bersejarah yang Melatarbelakangi Hari Pahlawan Nasional
-
Usmar Ismail dan Daftar 3 Tokoh yang Diberikan Gelar Pahlawan Nasional di 2021
-
Ziarah ke Makam MH Thamrin, Anies: Pahlawan yang Hibahkan Hidupnya untuk Masyarakat Betawi
-
Hari Pahlawan, Jokowi Berikan Tanda Kehormatan Bintang Jasa untuk 300 Nakes yang Gugur
-
Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Balai Kota, Anies Sebut Pahlawan di Era Pandemi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?
-
Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas
-
Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
-
Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026
-
Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD
-
Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?