Suara.com - Institut Studi Transportasi (INSTRAN) berkolaborasi dengan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah DKI Jakarta berupaya untuk menggaungkan gagasan regenerasi urban melalui serial diskusi publik pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021.
Tema regenerasi urban diangkat mengingat isu perkotaan semakin kompleks seiring dengan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk yang tinggal di perkotaan, sementara daya dukung lingkungan perkotaan semakin menurun.
Di sisi lain, ekspektasi masyarakat penghuninya terus bertambah seiring dengan meningkatnya pendidikan, pendapatan, serta berkembangnya referensi mereka terhadap kehidupan kota-kota besar di dunia pada umumnya.
"Upaya INSTRAN dan MTI Jakarta untuk menggali ide-ide inovatif dalam rangka mewujudkan kota masa depan yang lebih layak huni dilanjutkan melalui Lomba Penulisan gagasan ilmiah mengenai regenerasi urban dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa di Indonesia," kata Darmaningtyas selaku Ketua Institut Studi Transportasi (INSTRAN) ditulis Selasa (16/11/2021).
INSTRAN dan MTI Jakarta telah menerima sebanyak 114 karya tulis sejak 19 April 2021 sampai dengan 1 Juni 2021 dan melakukan seleksi awal terhadap karya tulis berupa kesesuaian judul dengan tema lomba sehingga diperoleh 33 judul yang sesuai.
"Tulisan para peserta yang terpilih selanjutnya dinilai oleh para juri yaitu (1) Nirwono Yoga, Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti; (2) Dr. Eng. Puspita Dirgahayani, S.T., M.Eng., Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Sekolah Artitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung (ITB), dan (3) Haryo Damardono, Deputy Managing Editor Kompas Daily Newspaper, guna mendapatkan Pemenang I, II, III, dan 10 tulisan terbaik untuk dibukukan," ucapnya.
Menurut Darmaningtyas, gagasan-gagasan mengenai regenerasi perkotaan yang tertuang dalam Buku Regenerasi Urban yang telah dicetak perlu dipublikasikan secara luas melalui kegiatan Seminar dan Peluncuran Buku Regenerasi Urban yang menghadirkan para pemenang lomba penulisan untuk memberikan paparan mengenai gagasannya.
"Kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka ruang diskusi mengenai solusi atas berbagai masalah perkotaan seperti kesadaran akan lingkungan, kebutuhan ruang terbuka hijau, fasilitas pedestrian, sanitasi, dan hunian yang sehat dengan akses transportasi yang mudah. Permasalahan tersebut perlu terus diperbincangkan dan dipecahkan bersama-sama dengan berbagai pihak, terutama kaum muda yang akan menjadi penghuni kota di masa yang akan datang," ucapnya.
Kegiatan Seminar dan Peluncuran Buku Regenerasi Urban bertujuan untuk mempublikasikan Buku Regenerasi Urban dari para pemenang Lomba Penulisan Gagasan Ilmiah Regenerasi Urban, serta untuk mendorong regenerasi urban dan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan kota masa depan.
Baca Juga: Hyundai Persiapkan Produksi Mobil Terbang Bertenaga Listrik Tahun 2028
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya
-
IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026