Suara.com - Dalam aksi akusisi 100% atau 130.000 lembar saham PT Jakarta Investindo Indonesia (JII), PT Pakuan Tbk (UANG) merogoh kocek hingga Rp145 miliar yang berasal dari dua pemilik sebelumnya, yakni Jack Budiman (99,90%) dan Suhendar (0,10%).
Dalam keterangan resminya, Manajemen Pakuan menjelaskan, nilai akuisisi tersebut setara dengan 173,79% dari ekuitas Pakuan yang mencapai Rp84,43 miliar.
Nilai itu merujuk pada laporan keuangan audit Pakuan per 30 Juni 2021. Akusisi ini rencananya dilaksanakan pada 23 Desember 2021 mendatang.
Mengutip dari laman resmi Pakuan, perusahaan itu bergerak di bidang bisnis mulai dari hotel bintang satu hingga hotel mewah bintang lima, penginapan, bumi perkemahan, pondok wisata, serta bisnis real estate.
Aksi akusisi diproyeksi mampu menambah sinergi perusahaan yang berdampak pada keuntungan, baik bagi Pakuan maupun JII. Selain itu, akuisisi tersebut juga berpotensi menjadi area pengembangan bisnis Pakuan karena lokasi yang berdekatan.
"Manfaat yang diharapkan akan diperoleh Pakuan dengan dilakukannya transaksi antara lain menambah land bank yang dapat digunakan untuk membangun perumahan dan komersial area," pungkas manajemen
Berita Terkait
-
Beredar Video Petugas Dishub Joget Sambil Pamer Uang, Bobby Nasution Turun Tangan
-
Evrynet Bergabung dengan Stanford Future of Digital Currency Initiative
-
Kocak! Balasan Singkat Raja Bulu Tangkis Kento Momota usai Dihadiahi Uang
-
Karyawan Bikin Laporan Korban Begal, Ternyata Gelapkan Uang Perusahaan
-
Gelapkan Uang Perusahaan, Pegawai Konfeksi di Tangerang Foya-Foya Bersama Teman Kencan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026
-
UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
-
Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI
-
Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional
-
IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi