Suara.com - Salah satu brand dalam negeri, Men's Republic resmi tidak beroperasi sebagaimana disampaikan Owner Men's Republic Yasa Singgih melalui akun media sosial miliknya.
Dalam unggahannya, Yasa berterima kasih atas dukungan yang ia dapatkan selama mengembangkan Men's Republic. Ia juga menjelaskan alasan di balik berhentinya produk lokal besutannya itu.
"Makasi banyaak teman-teman semua yang baik banget udah perhatian dan support terus menerus. Selama beberapa hari ke depan, saya akan ceritain secara lengkap ya,” tulis Yasa dalam akunnya di Instagram, dikutip Minggu (7/11/2021).
Meski kabar ini cukup mengejutkan, sebenarnya berhentinya operasi Men's Republic sudah terbaca semenjak Juli 2021 lalu, ditandai dengan ucapan "Thank you gentlemen, dengan hastag #goodbyemensrepublic" dalam laman resmi mereka.
Berkiprah sejak 2014 lalu, Men’s Republic menjual berbagai macam sepatu kasual, yang juga memiliki ratusan ribu penggemar di Indonesia.
Men’s Republic cukup dikenal sebagai salah satu pionir brand sepatu lokal di Indonesia di kalangan generasi muda. Pendiri sekaligus CEO Men’s Republic Yasa Singgih juga sempat masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia pada 2016 di bagian Retail & E-commerce sebagai The Most Promosing, Daring Entrepreneurs & Game Changers.
Berita Terkait
-
TERBARU Daftar Cuti Bersama Libur Natal dan Tahun Baru 2022
-
Penanganan Covid-19 di Medan Dapat Pujian dari Dubes AS
-
Prancis Hadapi Gelombang Kelima Covid-19, Bikin SIstem Kesehatan Kesulitan
-
Calon Jamaah Umrah di Riau Diminta Segera Vaksinasi Covid-19
-
Pfizer Izinkan Penjualan Obat Covid-19 Generik Untuk Negara Miskin
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Profil PT Indospring Tbk, Ini Sosok Pemiliknya
-
Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat