Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati merasa miris di mana banyak kantor-kantor pajak yang justru menyewa di ruko-ruko. Padahal, fungsi dan tugas kantor pajak penting bagi penerimaan negara.
"Banyak yang tidak memahami, banyak kantor dari perpajakan kita itu masih ada yang sewa di ruko-ruko. Padahal mereka tugas sangat penting kumpulkan keuangan negara," ujar Sri Mulyani dalam pemberian aset-aset negara, Kamis (25/11/2021).
Menurut Sri Mulyani, banyak aset-aset negara yang bisa difungsikan sebagai kantor Kementerian/Lembaga. Dengan begitu, beberapa Kementerian/Lembaga tidak lagi menyewa kantor atau ruko.
"Jadi kami kalau melihat aset-aset di berbagai daerah yang memang bisa digunakan untuk bisa membangun terutama kantor di instansi vertical di Kemenkeu baik Pajak dan Bea cukai," ucap dia.
Dalam hal ini, Sri Mulyani meminta kepada jajarannya untuk kembali menyisir aset-aset negara yang bisa dialihfungsikan sebagai kantor Kementerian/Lembaga.
"Saya tadi liat di Batam, Semarang, Makassar dan samarinda jumlahnya 2.576 m2 dan nilainya mencapai Rp 112,3 miliar," pungkas Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.
Berita Terkait
-
Hampir 2 Tahun Pandemi, Sri Mulyani Sedih Akses Vaksin Belum Merata
-
Inflasi AS Berdampak Komplikasi ke Negara Lain Termasuk Indonesia
-
Satgas BLBI Diminta Kerahkan Segala Upaya Kumpulkan Hak Negara Rp110,45 Triliun
-
Awas! Ada Akun WhatshApp Mengatasnamakan Bupati Klaten Minta Sumbangan
-
Waduh, Nama dan Foto Bupati Cantik Klaten Dicatut untuk Penggalangan Dana
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram