Suara.com - Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jaminan sosial, PT TASPEN (Persero) berkomitmen untuk mengikuti perkembangan tren dalam strategi bisnisnya. Dalam Seminar Indonesia Financial Sector Outlook (IFSO) 2022 yang diselenggarakan secara daring oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Direktur Utama TASPEN A.N.S Kosasih menyampaikan materi dengan tema Reformulasi Strategis Bisnis dan Investasi Pasca New Normal.
"Dalam kondisi saat ini, TASPEN selalu melakukan perubahan dalam konteks struktur organisasi, proses bisnis, bisnis model hingga corporate culture untuk bisa terus mengikuti perubahan yang terjadi dan tentunya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini kami wujudkan guna menciptakan kondisi perusahaan yang stabil dalam segala kondisi, khususnya dalam kondisi pandemi Covid-19. Komitmen ini akan terus kami jalankan guna menciptakan perusahaan yang berkelanjutan dan menciptakan kontribusi yang lebih besar bagi negara Indonesia, khususnya mengenai kesejahteraan pensiunan ASN,” kata A.N.S Kosasih ditulis Jumat (26/11/2021).
Di tengah masa pandemi dan new normal, TASPEN tetap menjalankan roda bisnis secara berkelanjutan dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan kepada peserta.
TASPEN melakukan transformasi digital dengan menghadirkan TASPEN One Hour Online Service sebagai salah satu inovasi untuk memudahkan pengurusan klim peserta secara online.
Di samping itu, TASPEN menerapkan Governance, Risk, and Compliance yang semakin kuat dengan pembentukan model Three Lines Of Defense guna mengoptimalkan penerapan pengelolaan risiko dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal perusahaan.
Kondisi pandemi dan era new normal saat ini telah banyak mengubah lanskap perekonomian dan bisnis. Apabila sebuah perusahaan tidak menyiapkan langkah antisipasi, maka dapat menyebabkan penurunan kinerja bahkan perusahaan bisa pailit.
Menghadapi kondisi tersebut, TASPEN selalu mengamati dan berusaha memanfaatkan berbagai peluang investasi dan operasional strategis, dengan mengedepankan prinsip PAHALA — yang merupakan singkatan dari Pastikan Aman, Hasil, Likuid, Andal, dan Antisipatif — sebagai pedoman dalam menjalankan lini bisnis perusahaan.
Seminar IFSO dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) ini diselenggarakan untuk menggali potensi inovasi dalam menghadapi peluang dan tantangan dalam menjalankan bisnis di tahun 2022 nanti, terutama berkaitan dengan optimalisasi teknologi digital dan penguatan tata kelola perusahaan pasca pandemi.
Selama masa pandemi, TASPEN menerapkan layanan digital untuk memudahkan peserta, salah satunya dengan menghadirkan digital otentikasi. Layanan ini memungkinkan peserta melakukan otentikasi melalui smartphone dan mengambil hak pensiun langsung melalui ATM.
Baca Juga: Taspen Bersinergi dengan Negara-negara di Asia Terkait Pengelolaan ASN
Untuk menghindari penularan COVID-19, TASPEN meluncurkan layanan TASPEN PESONA (Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona), yakni layanan berbasis daring yang meliputi TOOS (Taspen One-hour Online Service), layanan E-Klim, Tcare, dan Otentikasi Digital.
Lebih lanjut, peserta pensiunan dapat mengakses layanan TASPEN melalui eklim.taspen.co.id dan tcare.taspen.co.id untuk mengunduh formulir klaim, mengajukan pertanyaan, dan keluhan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?
-
Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!
-
Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan
-
Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital
-
Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?
-
Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global
-
Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM
-
Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital
-
Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?