Suara.com - Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi telah resmi membuka ajang BizFest 2021 pada Selasa 7 Desember 2021. Ada lebih dari 50 brand waralaba, lisensi, dan peluang usaha yang ikut serta dalam ajang tersebut.
Brand-brand waralaba, lisensi, dan peluang usaha tersebut akan hadir di pameran Peluang Bisnis BizFest pada 11-12 Desember 2021. Bertempat di Marchand Hype Station Emerald Bintaro, pameran dibuka pada pukul 10.00 hingga 19.00 WIB.
Melalui pameran Peluang Bisnis BizFest 2021 diharapkan bisa mendorong pertumbuhan waralaba, lisensi, dan peluang usaha di Indonesia. Pameran Peluang Bisnis BizFest 2021 juga menjadi ajang bagi para pengunjung yang sedang mencari peluang usaha di sektor waralaba, lisensi, dan peluang usaha.
Di pameran Peluang Bisnis BizFest 2021, para pengunjung bebas melirik brand-brand waralaba, lisensi, dan peluang usaha yang sedang prospek. Para pemilik brand juga memberikan berbagai promosi, mulai dari diskon produk hingga potongan biaya investasi. Bahkan ada pula yang memberikan door prize dengan hadiah-hadiah yang menarik.
Ketua Umum AFI (Asosiasi Franchise Indonesia) Anang Sukandar menyampaikan, BizFest 2021 digagas sebagai sebuah gerakan untuk meningkatkan konsumsi domestik Indonesia dengan cara mendorong munculnya berbagai peluang usaha dan produk-produk unggulan.
“Melalui BizFest 2021, kita mencoba mendorong peluang bisnis dan produk-produk yang akan menjadi usaha unggulan. Kita harapkan peluang-peluang bisnis dapat berkembang menjadi waralaba dan produk-produk unggulan diharapkan menjadi produk-produk berlisensi,” ungkap Anang.
Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Wali (Waralaba dan Lisensi Indonesia) Tri Raharjo mengatakan, BizFest 2021 digagas dari keprihatinan terhadap sektor waralaba dan ritel yang terpukul pandemi Covid-19. Ketika terjadi pandemi, banyak bisnis lisensi dan waralaba turun performanya dari sisi pertumbuhan bisnis maupun transaksi.
“BizFest 2021 dan Gerakan Nasional Ayo Berbisnis ini diharap memiliki efek berganda untuk menumbuhkan industri waralaba dan lisensi agar pulih kembali,” jelas Tri.
Ketua Umum Asensi (Asosiasi Lisensi Indonesia) Susanty Widjaya mengatakan, masyarakat Indonesia harus tetap optimis dan semangat mencari peluang usaha baru di tengah pandemi Covid-19. Bisnis lisensi dan waralaba memiliki peluang besar bagi masyarakat berminat terjun menggelutinya saat ini.
Baca Juga: IFRA Buka Luas Peluang Bisnis Waralaba dan Lisensi di Akhir Tahun
“Dalam mencari peluang usaha baru, bisnis waralaba sudah mumpuni, sukses, dan terbukti. Konsep lisensi saat ini juga sedang hype (digandrungi), dan jenisnya macam-macam mulai dari bisnis pendidikan, kecantikan, hingga makanan dan minuman,” ungkap Susanty
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga
-
Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur
-
Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas
-
Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK
-
Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen