Suara.com - Globalisasi menurut KBBI adalah proses masuknya ruang lingkup dunia, sedangkan menurut Sanusi Fattah dkk, globalisasi adalah suatu proses yang menempatkan masyarakat dunia dapat menjangkau satu dengan yang lain atau saling terhubungkan dalam semua aspek kehidupan, baik dalam bidang ekonomi, politik, budaya, teknologi maupun lingkungan.
Secara singkatnya terjadinya globalisasi yang kita rasakan saat ini tidak terlepas dari peran transportasi, komunikasi dan teknologi.
Adapun ciri-ciri yang dapat dilihat sebagai indikasi globalisasi sebagai berikut:
· Perdagangan yang Semakin Luas
Ciri-ciri globalisasi yang pertama adalah semakin meluasnya perdagangan, hal tersebut tentunya memberikan pengaruh baik bagi perkembangan ekonomi.
· Penyebaran Informasi Secara Masif
Ciri kedua adalah terjadinya penyebaran informasi secara masif, artinya dengan adanya globalisasi membuat informasi lebih mudah diakses dan juga lebih cepat proses penyebarannya.
· Semakin Kaburnya Batas Antar Negara
Baca Juga: Kalah dari Malaysia, Indonesia Masuk Kategori Negara Kecakapan Bahasa Inggris Rendah Loh!
Seperti yang kita ketahui bahwa setiap negara yang ada di seluruh dunia memiliki batasan-batasan atas wilayahnya, namun dengan terjadinya globalisasi seakan mengaburkan hal tersebut.
Seperti yang kita ketahui bahwa kehidupan yang ada di sekitar kita selalu bergerak dengan dua sisi, hal tersebut juga terjadi pada fenomena ini. Artinya globalisasi memberikan dampak kepada kehidupan manusia, baik secara positif maupun negatif.
Berikut adalah dampak dari globalisasi yang perlu anda ketahui.
Positif
· Terjadinya Pertukaran Budaya
Tag
Berita Terkait
-
Pencak Silat, Seni Bela Diri Tradisional yang Wajib Dilestarikan
-
Tari Topeng Endel: Seni Tari Tradisional Khas Tegal yang Kurang Mendapat Perhatian
-
Dampak Positif dan Negatif Globalisasi bagi Budaya Lokal
-
6 Manfaat Rehat Sejanak dari Media Sosial, Membuat Hati Menjadi Tenang!
-
Kalah dari Malaysia, Indonesia Masuk Kategori Negara Kecakapan Bahasa Inggris Rendah Loh!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan