Suara.com - Untuk keempat kalinya, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) kembali menyabet penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
Kepala Teknik Tambang Adaro Suhernomo mengatakan, penghargaan ini merupakan tonggak sejarah bagi perseroan yang diperoleh dari hasil kerja keras seluruh pihak.
“Penghargaan Proper tidak hanya menilai satu aspek saja, tapi dari berbagai aspek, mulai pengelolaan lingkungan, good mining practice, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar,” kata dia, Rabu (29/12/2021).
Sejalan dengan penghargaan ini, Suhernomo menegaskan bahwa ke depan perseroan akan menguatkan sinergi antarfungsi dalam rangka mencapai tujuan menciptakan masyarakat pascatambang yang mandiri.
CSR Department Head Adaro Leni Marlina menambahkan, dalam penilaian Proper tahun ini, Adaro mengusung program sinergi antara perencanaan pascatambang dengan pemberdayaan madu kelulut di masyarakat.
“Adaro memiliki konsep budidaya madu kelulut di area penelitian dan pengembangan pascatambangnya. Konsep ini kemudian kami aplikasikan kepada UMKM Istana Kelulut binaan CSR di Kabupaten Balangan,” jelasnya.
Menurut Leni, program pengembangan Istana Kelulut telah berhasil menjadi salah satu unggulan dalam Program Inovasi Sosial Lingkungan Adaro melalui perubahan metode budidaya madu kelulut di masyarakat, yang semula menggunakan pola tebang pohon menjadi budidaya berkelanjutan melalui sarang buatan.
Selain itu, dengan program ini Adaro berhasil memperkenalkan konsep good manufacturing practice melalui inovasi mesin panen otomatis dan perbaikan kemasan serta pelengkapan izin edar.
Baca Juga: Hari Bela Negara, Siti Nurbaya: Jajaran KLHK Diharapkan Tidak Berhenti Inovasi
Di tengah andemi Covid-19, Adaro berinisiatif membantu UMKM pembudidaya kelulut untuk bertahan dengan melakukan pemesanan produk dalam jumlah besar, yang kemudian dibagikan kepada kelompok rentan di daerah operasional sebagai suplemen daya tahan tubuh.
Salah satu kelompok rentan tersebut di antaranya adalah anak-anak penghuni panti asuhan Nurul Yaqin, Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.
“Adaro dan Istana Kelulut mendorong inisiatif kerja sama budidaya di panti asuhan Nurul Yaqin, sehingga tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan madu untuk para penghuni panti, namun bisa turut mendongkrak aspek ekonomi dari panti asuhan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Hijrah ke Danantara
-
Luhut: Ekonomi Tumbuh 5% Bukan Prestasi, Target 8% Harga Mati!
-
Buru Peluang Cuan! Pameran Franchise Terbesar IFBC 2026 Hadir di ICE BSD
-
BUMN Gelar Mudik Gratis 2026, Targetkan 100 Ribu Peserta
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
-
BNLI Cetak Laba Rp3,6 Triliun, Total Simpanan Nasabah Naik
-
Harga Emas Antam Lebih Murah, Hari Ini di Bawah Rp 3 Juta
-
Rupiah Masih Lemas, Dolar AS Naik ke Level Rp16.849
-
Emiten Asuransi TUGU Siapkan Strategi Kejar Kinerja Positif di 2026
-
Mudik Gratis BUMN Kembali Digelar, Begini Cara Daftarnya