- Tugu Insurance menargetkan pertumbuhan berimbang 2026 dengan fokus pada inovasi, digitalisasi, dan penguatan struktur keuangan.
- Hingga Kuartal III 2025, perusahaan mencatat Hasil Jasa Asuransi Rp 682,6 miliar dan pertumbuhan premi 5,6 persen.
- Perusahaan meraih Best Stock Awards 2026 kategori *mid cap* berkat kinerja fundamental dan teknikal yang kuat.
Suara.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) atau Tugu Insurance menyiapkan strategi untuk menatap bisnis di tahun 2026. Hal ini, melanjutkan kinerja positif di tahun 2025 lalu.
Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti, mengatakan perusahaan terus mendorong pertumbuhan yang berimbang melalui penguatan struktur keuangan, inovasi produk, serta transformasi digital.
"Perseroan akan terus memprioritaskan pertumbuhan yang berimbang dan penciptaan nilai jangka panjang, sekaligus memperkuat kapabilitas manajemen risiko dan tata kelola perusahaan," ujarnya seperti dikutip, Jumat (13/2/2026).
Hingga kuartal III/2025, emiten asuransi ini membukukan Hasil Jasa Asuransi sebesar Rp 682,6 miliar. Pertumbuhan premi tercatat 5,6 persen secara tahunan, melampaui rata-rata industri asuransi umum yang sebesar 3,4 persen.
Capaian tersebut tak lepas dari strategi perseroan yang fokus pada penguatan lini bisnis inti dan manajemen risiko yang disiplin.
Berdasarkan data Gross Written Premium (GWP), Tugu Insurance memegang posisi teratas di lini bisnis marine hull dan aviation, dua segmen spesialis yang membutuhkan keahlian underwriting serta pengelolaan risiko yang kuat.
Dari sisi investasi, perseroan juga mencatatkan hasil positif. Hasil investasi tumbuh 21 persen secara tahunan menjadi Rp 509 miliar.
Kinerja ini mencerminkan strategi pengelolaan portofolio yang prudent, dengan optimalisasi aset likuid dan penempatan dana yang selektif guna menjaga imbal hasil tetap stabil di tengah fluktuasi pasar.
Strategi tersebut juga ditopang komitmen memperkuat resilience dan inclusiveness di seluruh lini operasional, termasuk melalui pengembangan layanan berbasis digital dan peningkatan standar tata kelola perusahaan.
Baca Juga: Nagita Slavina Mau Caplok Saham VISI, Siap-siap Dapat Utang
Tugu Insurance meraih Best Stock Awards 2026 sektor keuangan kategori mid cap yang diberikan oleh Investortrust bekerja sama dengan Infovesta. Penghargaan ini diberikan kepada emiten yang dinilai konsisten mencetak pertumbuhan kinerja serta memiliki fundamental dan teknikal yang kuat di tengah tekanan global.
Rangkaian capaian tersebut semakin menegaskan posisi Tugu Insurance sebagai salah satu pemain utama di industri asuransi nasional dengan fondasi kinerja dan strategi yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'
-
IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok
-
Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram
-
Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL
-
Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran
-
IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi
-
Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur
-
Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah
-
Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan
-
Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia