Suara.com - Setidaknya 400-500 sumur pengembangan baru ditarget PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada 2022 sebagai upaya mewujudkan pencapaian target produksi nasional sebesar satu juta barel per hari pada 2030.
"Kami mendukung sepenuhnya perjuangan para perwira PHR untuk merealisasikan apa-apa yang telah direncanakan untuk meningkatkan produksi minyak di blok ini," kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto kepada media di sela kunjungan ke salah satu sumur Lapangan Minas yang mulai dibor awal 2022 di Minas, Riau, Selasa (4/1/2021).
Ia menjelaskan, guna mendukung pencapaian target pengeboran sumur itu, maka PHR juga berencana menambah jumlah rig minimal 20 unit lagi.
Sementara, saat ini WK Rokan mengoperasikan 18 rig pengeboran. Target produksi pada 2022 diharapkan akan naik menjadi 180 ribu barel per hari.
"PHR memiliki target pengeboran yang agresif yang tahun ini berjumlah 400 sampai 500 sumur pengembangan. Kami sangat memberikan apresiasi, karena telah menyambut ajakan SKK Migas untuk agresif melakukan pemboran di 2022. Kunjungan kami hari ini adalah bagian dari apresiasi terhadap KKKS yang memiliki program yang agresif di 2022," kata Dwi.
Ia menyampaikan dirinya telah menyaksikan bahwa pengelolaan Blok Rokan oleh anak bangsa dapat menjadi harapan Indonesia untuk menjadi tulang punggung pencapaian produksi satu juta barel per hari pada 2030.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Jaffee Arizon Suardin menjelaskan, guna mencapai target pengeboran 400-500 sumur baru tahun depan, PHR membutuhkan penyediaan barang dan jasa pendukung secara tepat waktu, penyiapan lahan, dan dukungan dari para pemangku kepentingan terkait baik pemda maupun masyarakat sekitar.
"Selain itu, PHR berupaya menjaga base production, menjaga keandalan fasilitas dan peralatan operasi, meningkatkan kapasitas fasilitas untuk menyesuaikan dengan peningkatan produksi. Kemudian, menjajaki teknologi baru serta mengembangkan migas nonkonvesional dalam rangka mengoptimalkan produksi dari WK Rokan," pungkasnya.
Baca Juga: Sebut Ahok Layak Dicopot, Pengamat: Tapi Tak Bisa karena Jabatannya Kompensasi Politik
Berita Terkait
-
Proliga 2022 Segera Bergulir, Berikut Daftar Juaranya dari Masa ke Masa
-
Pergantian Tahun 2022, PHR Awali dengan Pengeboran Sumur di Tiga Lokasi
-
Pertahankan Emas, Pertamina EP Field Sangasanga Target Produksi 5.087 Barrel Per Hari
-
Lapangan Gas Sapi PHKT di Samboja Resmi Beroperasi Kembali, Apa Gunanya?
-
Sebut Ahok Layak Dicopot, Pengamat: Tapi Tak Bisa karena Jabatannya Kompensasi Politik
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan