Suara.com - PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), selama tahun 2021 meraih berbagai penghargaan dan prestasi baik nasional maupun internasional diantaranya penghargaan bergengsi di ajang IFA (International Fertilizer Award) untuk kategori Industri Stewardship Champion Recognition 2021, Peringkat Emas SNI Award 2021, Proper Hijau, INDI 4.0 AWARD kategori Aggressive Digitalization, serta pencapaian gugus inovasi dengan perolehan Diamond, Platinum dan Gold, Penghargaan Gubernur Sumsel atas Kepedulian Pusri terhadap Penyandang Permasalahan Kesejahteraan Sosial di Provinsi Sumsel dan atas sumbangsih Oksigen kepada masyarakat saat Pandemi Covid-19.
Serta penghargaan dari Kepolisian Daerah Sumsel terkait dukungan dan kerjasama dalam percepatan Program Keroyok Vaksin di Provinsi Sumsel.
Pencapaian ini juga dibarengi dengan proses digitalisasi yang telah berjalan di Pusri. Mulai dari Dashpro untuk perencanaan dan pengendalian produksi, Digital Fertilizer untuk operasional pabrik, serta Asset Performance Management (APM) untuk pengelola asset pabrik.
Kedepan akan diintegrasikan sehingga proses produksi semakin efektif dan efisien. Sebuah aplikasi baru dengan nama Tracking Online juga akan melengkapi proses digitalisasi proses distribusi pupuk.
Tracking online merupakan sebuah program inovasi sistem antrian pupuk lini 1, yang dapat mempermudah untuk pemesanan dan pengangkutan pupuk, dan pengaturan antrian agar dapat lebih efektif dan optimal.
Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh mengatakan bahwa kedepannya Pusri akan memaksimalkan pemanfaatan transformasi teknologi digital yang terintegrasi, khususnya di bidang produksi agar semakin memudahkan monitoring operasional pabrik.
“Dengan teknologi transformasi digital dapat meningkatkan komunikasi dan akses informasi antar karyawan khususnya di unit produksi, sehingga kinerja produksi dapat semakin meningkat.” ujar Tri ditulis Rabu (12/1/2022).
Di Tahun 2021, Pusri juga melaksanakan Launching Produk NPK Kopi dan NPK Singkong yang diformulasikan khusus dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
Selain itu Pusri melaksanakan optimalisasi salah satu aset yaitu dengan melakukan penetapan lokasi Kenten Agro Park & Edu (KAPE) yang terletak di Komplek Pusri Taman Kenten.
Baca Juga: Waspada Permainan Mafia, DPR RI Desak Pemerintah Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi
Melalui Departemen CSR beberapa program bantuan telah dilaksanakan diantaranya yaitu penyaluran bantuan oksigen liquid dan tabung secara gratis, penyaluran bantuan vaksin, bantuan sembako bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 dan bantuan kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan lainnya.
Prestasi PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang melejit selama tahun 2021 kemarin mendapatkan apresiasi dari Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH, MH. Sebagai orang Sumatera Selatan, ia mengaku bangga dengan capaian perusahaan plat merah yang berproduksi di Bumi Sriwijaya tersebut.
“Jika kita lihat prestasinya, selama tahun 2021 ini sangat bagus, membanggakan,” kata Anita.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPRD Sumsel ini pun meminta agar Pusri terus meningkatkan kinerjanya, sehingga hasilnya nantipun akan dapat dirasakan masyarakat tidak hanya Sumsel tapi juga nasional.
“Selama ini kepedulian Pusri kepada masyarakat Sumsel berjalan baik, melalui CSR memberikan perhatian kepada petani, sektor keagamaan, pendidikan dan lainnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut Anita mengatakan beberapa kali menyaksikan penyerahan CSR Pusri ke masyarakat, salah satunya bantuan Ambulan ke Pesantren Al Ittifaqiyah Indralaya oleh Dirut Pusri Tri Wahyudi Saleh.
“Kita juga masih ingat saat kelangkaan oksigen puncak Covid tahun lalu, pusri membagikan oksigen kepada masyarakat secara gratis bahkan didistribusikan ke Provinsi tetangga,” ujarnya.
Semoga pencapaian yang telah diraih Pusri selama Tahun 2021 ini dapat terus berlanjut dan semakin meningkat di Tahun 2022 sehingga Pusri dapat terus berkontribusi mendukung pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional dan selalu menerapkan semangat One Team, One Target, One Trillion.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843
-
Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?
-
Ini Modus Penipuan yang Paling Banyak saat Ramadan dan Lebaran
-
IHSG Melesat ke Level 8.300 pada Senin Pagi
-
Regulasi Terlalu Restriktif Dinilai Berpotensi Picu PHK, Petani Tembakau Ikut Terdampak
-
6 Ruas Tol Ini Digratiskan Selama Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya
-
Pengamat Ungkap 7 Poin Perjanjian Indonesia-AS Berpotensi Ancam Ekonomi Nasional
-
Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Selama Mudik Lebaran
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998