Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah melakukan kunjungan kerja ke Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Jumat, (28/1/2022). Di sana, dia melihat produk kerajinan tangan dan ecoprint Usaha Mikro Kecil dan Menenengah (UMKM) yang dihasilkan oleh para penyandang disabilitas.
Pada kesempatan tersebut, Ida menyampaikan apresiasinya. Terlebih, produk kerajinan tersebut bukan hanya dijual di Indonesia, tetapi juga sudah merambah ke mancanegara.
"Ini adalah karya UKM temen-temen disabilitas. (Tas) Ini sudah sampe ke New York," ucap Ida pada Jumat, (28/1/2022).
Menurut Ida, melalui produk UMKM yang dihasilkan, para penyandang disabilitas telah turut memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara.
"Apa yang dilakukan oleh teman-teman disabilitas ini merupakan wujud nyata dalam membangun perekonomian negara," ucapnya.
Ia pun menyatakan dukungan dan doanya agar UMKM tersebut tambah berkembang dan produk-produknya dikenal masyarakat secara lebih luas.
"Semoga produk UMKM temen-temen ini lebih berkembang lagi. Terus semangat dan pantang menyerah," ucapnya.
Berita Terkait
-
Ipsos: e-Commerce Majukan UMKM Indonesia, Shopee Disebut Paling Berandil
-
Kementerian Ketenagakerjaan Berhasil Bangun 450 Desa Migran Produktif
-
Moeldoko: Jika Ingin Bertahan, UMKM Harus Manfaatkan Platform Digital
-
Tekan Angka Pengangguran Indonesia, Ralali Agent Siapkan Tenaga Kerja Andal dan Berkualitas
-
UMKM Kini Bisa Membuat Website Sendiri, Biayanya Mulai dari Rp 5.000
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK