Suara.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) melarang peredaran token ASIX milik penyanyi kondang Anang Hermansyah. Dengan begitu, token ASIX tidak boleh diperdagangkan di platform manapun.
Dalam akun twitter resmi Bappebti @infobappebti, kamis (10/2), pelarangan ini karena token ASIX tidak termasuk dalam 229 aset kripto yang boleh diperdagangkan.
"Selamat siang, dapat kami sampaikan bahwa token ASIX dilarang untuk diperdagangkan karena tidak termasuk dalam 229 aset kripto yang boleh diperdagangkan dalam transaksi aset kripto di Indonesia sesuai Peraturan Bappebti Nomor 7 tahun 2020. Terima kasih," tulis Bappebti seperti dikutip Jumat (11/2/2022).
Anang Hermansyah, penyanyi sekaligus pencipta lagu sukses menjual NFT (non-fungible token) yang diberi nama ASIX. Lantas, apa pengertian ASIX, token kripto milik Pipi Anang Hermansyah itu? Simak ulasannya berikut ini.
Diketahui, suami Ashanty ini meluncurkan NFT ASIX Token dan sukses terjual habis kurang dari satu menit pada 27 Januari 2022 lalu di private sell.
Untuk yang masih belum paham apa itu ASIX, yuk simak berikut ini pengertian ASIX, token kripto milik pipi Anang Hermansyah.
Pengertian ASIX
Jadi, apa itu ASIX? Pengertian ASIX adalah token kripto milik Anang dan keluarga yang bekerja sama dengan MC Basyar. Token ini dibangun menggunakan teknologi Blockchain Binance, lebih tepatnya PancakeSwap.
Sebelum perilisannya, token ASIX ini mempunyai beberapa tahapan promosi atau penjualan atau yakni private sell, presale, dan launching.
Baca Juga: Anang Hermansyah Klarifikasi Pelarangan Token ASIX dari Bappebti: Cuma Belum Diperdagangkan
Terkait perilisan token ASIX milik pipi Anang Hermansyah ini, para investor kripto pun menyambut hangat. Pasalnya, token milik Anang ini mengalami peningkatan harga hingga 25 kali lipat.
Bahkan, pada Minggu (6/2), token ASIX sempat berada di level US$ 0,00000254. Adapun posisi harga ini bisa dibilang sudah mencapai killing zero (istilah harga aset kripto).
Seperti diketahui, beberapa waktu belakangan ini fenomena cryptocurrency, NFT, dan metaverse, tengah menjadi perhatian berbagai kalangan. Token ASIX sudah terjamin aman karena telah terdaftar di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti)
Mengenai token ASIX ini, Anang Hermansyah mengaku optimis akan perkembangannya. Terlebih lagi usai melihat respons masyarakat yang cukup positif tentang token ASIX. Token ASIX juga akan dicatatkan di Indodax, yakni salah satu exchanger terkemuka di Indonesia.
Berita Terkait
-
Anang Hermansyah Klarifikasi Pelarangan Token ASIX dari Bappebti: Cuma Belum Diperdagangkan
-
Token Asix Dilarang Bappebti? Ashanty Bikin Klarifikasi, Berikut Penjelasannya
-
Token Asix Anang Hermansyah Dilarang Diperdagangkan, BAPPEBTI Beberkan Alasannya
-
Aset Kripto ASIX Anang Hermansyah Dilarang Diperdagangkan
-
Terungkap Makna Jargon 'Piss' Slank, Lebih dari Sekadar Damai
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban