Suara.com - PT KAI Daop 1 mulai memberlakukan Stasiun Cikarang sebagai stasiun kereta jarak jauh dengan berbagai tujuan. Pemberlakukan ini, telah berlaku mulai 1 Maret dengan rute ke Bandung, Cirebon, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya dan Malang.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, saat ini Stasiun Cikrang telah disiapkan fasilitas pendukung di antaranya loket Go Show, Layanan Pelanggan, Gate Boarding, ruang tunggu, dan fasilitas lainnya.
"Selain itu, Daop 1 juga menyediakan layanan tes Antigen bagi calon penumpang KAJJ di Stasiun Cikarang dengan jam operasional pukul 09.30 WIB hingga 17.30 WIB," ujar Eva dalam keterangannya, Selasa (1/3/2022).
Eva mengimbau kepada calon penumpang untuk memperhatikan kembali persyaratan naik kereta jarak jauh sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub) nomor 97 Tahun 2021.
Adapun persyaratan tersebut meliputi, penumpang usia 12 tahun ke atas wajib vaksin (minimal dosis pertama) kecuali penumpang yang belum dapat divaksin karena alasan medis wajib memiliki surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah/dokter spesialis untuk pengganti vaksin.
Kemudian, seluruh penumpang (tanpa batasan usia) wajib memiliki bukti pemeriksaan antigen (1x24 jam) atau RT-PCR (3x24 jam) dengan hasil negatif. Lalu, perjalanan penumpang anak usia di bawah 12 tahun wajib didampingi orang tua.
Berikut daftar KA yang berhenti di Stasiun Cikarang antara lain:
1. KA Bengawan
- KA 292 Cikarang-Purwosari keberangkatan 07.19 WIB
- KA 291 Cikarang-Pasarsenen keberangkatan 06.08 WIB
2. KA Gaya Baru Malam Selatan
- KA 104C Cikarang-Surabaya Gubeng keberangkatan 11.39 WIB
- KA 103C Cikarang-Pasarsenen keberangkatan 00.48 WIB
Baca Juga: Selama Libur Nataru, Tujuh Ribu Penumpang KA dari Jakarta Tak Penuhi Syarat Perjalanan
3. KA Bangunkarta
- KA 122 Cikarang-Jombang keberangkatan 12.24 WIB
- KA 121 Cikarang-Pasarsenen keberangkatan 16.42 WIB
4. KA Brantas
- KA 110A Cikarang-Blitar keberangkatan 14.12 WIB
- KA 109A Cikarang-Pasarsenen keberangkatan 01.00 WIB
5. KA Gumarang
- KA 128A Cikarang-Surabaya Pasarturi keberangkatan 16.33 WIB
- KA 127A Cikarang-Pasarsenen keberangkatan 01.57 WIB
6. KA Sembrani Tambahan
- KA 7008A Cikarang-Surabaya Pasarturi keberangkatan 22.09 WIB
- KA 7007A Cikarang-Gambir keberangkatan 05.04 WIB
7. KA Serayu
- KA 302 Cikarang-Purwokerto keberangkatan 10.18 WIB
- KA 301 Cikarang-Pasarsenen keberangkatan 16.50
8. KA Airlangga
- KA 7050 Cikarang-Surabaya Pasarturi keberangkatan 11.56 WIB
- KA 7049 Cikarang-Pasarsenen keberangkatan 23.34 WIB
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok