Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten terus melakukan percepatan vaksinasi massal. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 4 titik, yakni Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.
Kepala Binda (Kabinda) Banten Brigjen Pol Hilman mengatakan, grafik varian Omicron terus mengalami peningkatan. Bahkan cenderung mulai ada kasus transmisi lokal sehingga memicu kekhawatiran.
"Waspada dan antisipasi terhadap varian Omicron terus dilakukan dengan vaksinasi. Sehingga, Covid-19 gelombang ketiga dapat ditekan,” ujar Hilman, dalam keterangannya ditulis Kamis (3/3/2022).
Hilman melanjutkan, vaksinasi dilakukan di Masjid Babussalam, yang beralamat di Jalan Untung Suropati II RT.002 RW.008, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
Dia menyampaikan, vaksinasi menyasar siswa SD usia 6-11 tahun, masyarakat umum dan lansia di seluruh kabupaten dan kota se-Banten pada Maret 2022 ini.
"Semula, Binda Banten hanya menetapkan 95.000 sasaran vaksinasi pada Maret 2022, kemudian meningkat menjadi 149.000 sasaran. Maka kali ini target itu tingkatkan lagi menjadi 173.000 jiwa sesuai instruksi pusat," kata Hilman.
Tak hanya itu, Binda Banten juga menggelar vaksinasi di Sentra Vaksin Teraskota Mall BSD di Jalan Pahlawan Seribu, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.
"Kami akan terus mendukung percepatan vaksinasi untuk pelajar dan masyarakat umum, pelayan publik dan lansia dengan sasaran 500 dosis vaksin," jelasnya.
Baca Juga: Dua Tahun Pandemi COVID-19, Kota Bandung Diklaim Sudah Penuhi Salah Satu Syarat Endemi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?