Suara.com - Perusahaan pembuat perangkat luna, Oracle Corp pada Rabu (2/3/2022) memutuskan untuk menangguhkan semua operasi di Rusia.
Raksasa perangkat lunak bisnis Oracle Corp mengatakanbahwa pihaknya telah menghentikan operasi mereka di Rusia.
Sementara saingannya SAP SE mengumumkan akan menghentikan sementara semua penjualan di negara itu setelah invasi Moskow ke Ukraina.
Pengumuman Oracle di Twitter muncul sekitar tiga jam setelah menteri transformasi digital Ukraina mencuit di dua perusahaan yang meminta dukungan.
Oracle tidak menanggapi permintaan komentar untuk menguraikan cuitannya, yang mengatakan perusahaan telah menangguhkan semua operasi di Federasi Rusia.
Dalam keterangan resmi di website SAP, sanksi ekonomi terhadap Rusia merupakan upaya guna memulihkan perdamaian di Ukraina.
"Kami menghentikan bisnis di Rusia sejalan dengan sanksi dan, sebagai tambahan, menghentikan semua penjualan layanan dan produk SAP di Rusia," tulis kepala eksekutif Christian Klein.
Dia mengatakan bahwa selain bantuan kemanusiaan awal sebesar 1 juta euro (1,11 juta dolar AS) ke Ukraina, SAP "juga menawarkan untuk mengubah ruang kantor kami di lokasi di seluruh Eropa menjadi pergudangan dan akomodasi bagi para pengungsi."
Baca Juga: Spotify Tutup Kantor Cabang di Rusia Merespon Serangan ke Ukraina
Berita Terkait
-
Profil Roman Abramovich, Pengusaha yang Sulap Chelsea Jadi Tim Besar Inggris
-
Ford Fund Berikan Donasi 100.000 Dolar Amerika Serikat untuk Dana Kemanusiaan Warga Ukraina
-
Sekitar 30 Ribu Unit Mobil Listrik Beredar di Ukraina, Tesla Teruskan Layanan Gratis Isi Ulang Baterai
-
Spotify Tutup Kantor Cabang di Rusia Merespon Serangan ke Ukraina
-
Profil Chechnya, Negara Muslim yang Kerahkan Pasukan Militer Tangguh Bantu Rusia Serang Ukraina
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok