Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menggebcarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Tujuannya agar seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar.
Dalam pelaksanaannya, PTSL melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat. Untuk itu, kesadaran masyarakat perlu dibangun, salah satu caranya yaitu dengan melakukan Sosialisasi Program Stategis Nasional yang diselenggarakan di Singapore City Hotel, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatra Utara pada Kamis. (3/3/2022).
Dalam sambutannya, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, bila bidang tanah di Indonesia sudah terdaftar seluruhnya, diharapkan dapat meminimalisir kasus pertanahan.
"Kegiatan PTSL ini merupakan salah satu bentuk fokus pemerintah dalam meminimalisir sengketa dan konflik pertanahan yang ada di Indonesia. Karena jika terjadi permasalahan pertanahan, sertipikat ini bisa menjadi alas hukum yang kuat," ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Komisi II DPR RI mengingatkan kepada masyarakat yang sudah memiliki sertipikat tanah untuk dapat menjaga tanah maupun sertipikatnya dengan baik.
"Bapak/Ibu yang sudah memiliki sertifikat tanah dijaga tanahnya. Tanah Bapak/Ibu ketika sudah bersertipikat jadi berharga dan memiliki nilai. Jika sertipikat itu akan diagunkan ke bank, pesan saya harus dihitung dengan baik, jangan asal simpan di bank tapi tidak dengan perhitungan," pesan Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Hukum Agraria dan Masyarakat Adat, Yagus Suyadi menyampaikan bahwa banyak kemajuan dari pelaksanaan PTSL dari tahun ke tahun.
"Jutaan tanah telah didaftarkan dan disertipikatkan. Kesuksesan pelaksanaan PTSL di berbagai daerah telah mendapat banyak apresiasi, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat," ucap Yagus Suyadi.
Yagus Suyadi menambahkan bahwa Menteri ATR/Kepala BPN sangat mengapresiasi semua kerja baik seluruh insan Kementerian ATR/BPN.
Baca Juga: Kantor BPN Palembang Digeledah, Kejari Sita Dokumen Terkait PTSL
"Kerja keras Bapak/Ibu sangat membantu berjuta-juta orang terhindar dari rentenir, banyak orang bisa tidur nyenyak karena tanahnya sudah bersertipikat, yang kalau dikelola dengan baik menjadikan modal ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya
Di akhir kesempatan, Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatra Utara, Denny Lukmansyah mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara untuk segera mendaftarkan tanahnya malalui program PTSL.
"Tahun ini kita upayakan semaksimal mungkin sertifikat itu bisa terbit sebanyak-banyaknya. Untuk itu, kami mohon kepada Bapak/Ibu untuk memasang patok atau tanda batas di setiap tanah atau rumahnya. Agar mempermudah kami dalam melakukan pengukuran," pungkasnya.
Sebagai informasi, sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Kabupaten Batu Bara. Pada kegiatan ini telah dilakukan penyerahan sertipikat kepada 10 orang perwakilan penerima oleh Ketua Komisi II DPR RI bersama jajaran pimpinan Kementerian ATR/BPN yang hadir.
Berita Terkait
-
Bantuan Logistik Dikirim untuk Korban Banjir Indragiri Hulu dan Longsor Indragiri Hilir
-
Pengungsi Bencana Tanah Bergerak di Lebak Banten Mulai Terserang Penyakit
-
Tanah Longsor Sempat Melumpuhkan Akses Jalan Penghubung Bondowoso-Situbondo
-
Polemik Jalan Tol Balsam, Kepala BPN Kota Balikpapan Asnaidi Pertemukan Kedua Belah Pihak untuk Berdamai
-
Terkuak! Desa Telemow di Sepaku Disebut Rawan Bencana Longsor, Apa Kabar IKN Nusantara Nanti?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti