Suara.com - Executives Global Network (EGN) mulai berekspansi ke Indonesia. EGN bisa menjadi wadah para eksekutif dan pemimpin bisnis untuk mencari solusi tantangan bisnis di Indonesia.
Co-Founder dan Managing Director EGN Indonesia Dona Amelia menjelaskan, EGN akan membuka sesi peer group pertama untuk Executive Leadership pada 24 Mei dan Business Owner/SME pada 25 Mei 2022 di Fairmont Hotel, Senayan.
"Tentunya saat ini kami juga sudah mulai membuka pendaftaran anggota baru dan sudah ada beberapa member yang bergabung dengan sangat antusias," ujar Dona dalam konferensi pers yang ditulis Jumat (11/3/2022).
Sementara itu, EGN telah melakukan survei pada tahun 2019 di Singapura, yang mengungkapkan bahwa 30% eksekutif senior mengalami perasaan kesepian atau executive loneliness.
Angka tersebut pun meningkat hingga dua kali lipat menjadi 59% pada Desember 2020 mengingat fakta bahwa para eksekutif senior mengalami perasaan terisolasi sebagai akibat dari pandemi.
Lebih buruk lagi, lebih dari 80% di antaranya enggan berbicara mengenai tantangan terkait kesehatan mental mereka di dalam lingkungan perusahaan.
Sementara Co-Founder dan Managing Director EGN Singapura Nick Jonsson mengungkapkan, para pebisnis mengalami masalah tersebut karena merasa tidak diperhatikan.
Namun, dengan adanya ekspektasi serta stigma terkait kesehatan mental, mereka tidak memiliki wadah untuk membahas hal tersebut.
"Situasi ini dapat terjadi karena para pemimpin bisnis terus-menerus dituntut untuk menjadi tumpuan oleh perusahaan mereka dan harus selalu dapat membuat keputusan yang tepat," imbuh Nick.
Baca Juga: 7 Produk Paling Laris Manis di Kalangan Reseller Tahun 2022
Untuk diketahui, Didirikan pada tahun 1992 di Denmark, EGN menyediakan sebuah tempat bagi para pemimpin untuk saling berbagi perjuangan, merayakan kesuksesan, mendapatkan perspektif baru, dan mempelajari keahlian baru serta mengedepankan pemikiran kritis dan kolaborasi.
Melalui peer network eksekutifnya, EGN mendukung para pemimpin bisnis agar tidak lagi merasa sendirian karena kini mereka dapat belajar dari pengalaman sesama, berdiskusi dengan rekan-rekan yang berasal dari tingkat posisi yang sama, serta bekerja di perusahaan dengan skala, tantangan dan masalah yang serupa.
Berita Terkait
-
7 Produk Paling Laris Manis di Kalangan Reseller Tahun 2022
-
5 Kualitas Diri yang Harus Dimiliki dalam Membangun Bisnis
-
Sambut Babak Baru Dunia Bisnis, Universitas Prasetiya Mulya Perkuat Persepsi Sains Positif
-
Triple Disruption, Ancaman Nyata yang Menyerang Dunia Bisnis
-
Jajal Dunia Bisnis, 5 Artis Ini Punya Peternakan untuk Tambah Pundi-pundi Uang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul
-
Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya
-
Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen
-
Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil
-
Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun
-
Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%
-
Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS
-
Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua
-
Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180
-
Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram