Suara.com - Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart, Solihin menjamin stok minyak goreng kemasan bakal tersedia di gerai-gerai. Hal ini setelah adanya perbaikan distribusi minyak goreng.
Solihin menjelaskan, pada saat harga minyak goreng masih diatur HET Rp 14.000 distributor hanya mengirimkan stok minyak goreng hanya 6-10%. Namun, pada awal maret distribusi minyak goreng kemasan sudah lebih baik.
"Mulai bulan Maret sudah ada perbaikan, sudah mencapai lebih dari 30%, bahkan bisa 50%, sudah lebih baik dari sebelumnya," ujarnya saat dihubungi pada Jumat (18/3/2022).
Solihin menegaskan, sebenarnya bukan stok minyak goreng kosong di gerai-gerai, hanya saja stok minyak goreng cepat habis diburu konsumen setelah pasokan datang.
"Jadi dijual Rp 14 ribu di toko modern yang beli itu dari latar belakang sosial ekonomi berbagai golongan seluruhnya beli. Dia (konsumen) mau jalan kaki, mobil mewah, dia beli ke toko yang menjual Rp 14 ribu, sehingga toko-toko yang menjual Rp 14 ribu pasti stoknya cepat abis, itulah yang terjadi," ucap dia.
Kendati demikian, tambah Solihin, stok minyak goreng kemasan dari distributor saat ini mulai berdatangan dan telah masuk gudang-gudang Alfamart. Selanjutnya, minyak goreng kemasan tersebut disalurkan ke gerai-gerai Alfamart maupun Alfamidi.
"Sejak diumumkan, distributor sudah membuat harga baru, kemudian kita order dengan hati-hati, mulai lah pengiriman hari ini, kirimnya ke gudang kita, baru kita distribusi ke toko-toko," katanya.
Sebelumnya, Solihin mengatakan pihak Alfamart maupun Alfamidi akan menjual harga minyak kemasan premium dengan paling murah dikisaran Rp 23 ribu hingga Rp 24 ribu per liter.
"Itungan saya yang jelas ini dengan berbagai merek, di atas Rp 23 ribu per liter. Saya nggak sebut merek jadi antara Rp 23-24 ribu," ujarnya.
Baca Juga: Mendag Lutfi Kaget Stok Minyak Goreng Retail Membludak: Banyak Banget, Tak Ada yang Antri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
THR ASN, PPPK, Polisi dan TNI Cair Kapan? Ini Penjelasannya
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap