Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan sore akhir pekan ini berakhir melemah tipis ke zona merah.
Mengutip data RTI, Jumat (18/3/202) IHSG ditutup melemah tipis 0,13 persen atau terpangkas 9,4 basis point di level 6.954.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 6.926 hingga batas atas pada level 7.000 setelah dibuka pada level 6.981.
Investor melakukan transaksi senilai Rp19,1 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp17,9 triliun. Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp10,2 triliun dan aksi jual sebesar Rp10,2 triliun.
Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp72 miliar.
Sebanyak 246 saham terpantau menguat, sementara 278 saham bergerak melemah dan 156 saham stagnan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham APEX yang naik 215 point atau menguat 25,00 persen ke level 1.075. GOLD menguat 24,69 persen atau bertambah 82 point ke level 414
Selanjutnya saham IPPE menguat 20,21 persen atau naik 76 point ke level 452. MSKY menguat 19,79 persen atau naik 76 point ke level 460. INDX yang naik 60 point atau menguat 18,75 persen ke level 380.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham OMRE 60 point atau melemah 6,97 persen ke level 800. KJEN melemah 6,92 persen atau koreksi 36 point ke level 484.
Baca Juga: Jelang Perhelatan MotoGP Mandalika, IHSG Dibuka Rebound ke Posisi 6.981
TAPG terkoreksi 55 point atau melemah 6,91 persen ke level 740. CITY turun 12 point atau melemah 6,89 persen ke level 162. POLA melemah 7 point atau turun 6,86 persen ke level 95.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,20 persen ke level 1.003. Sedangkan, JII naik 0,40 persen ke level 573.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026