Suara.com - Sandiaga Uno bersama Rumah Siap Kerja (RSK) dan Rumah SandiUno Indonesia (RSI) mengajak warga jadi 'Juragan Lele Lalap' melalui budidaya ikan dalam ember (budikdamber). Menurut Sandi, dengan budikdamber dinilai dapat menciptakan lapangan pekerjaan.
"Ini kami lakukan karena untuk kebangkitan ekonomi. Inilah lapangan kerja kita ciptakan dengan juragan lele dan juragan lalap," ujar Sandiaga di lapangan Yayasan Al-Asyirotus Syafiiyyah Assaidiyyah, Jalan Raya Penggilingan Pedaengan RT 04/08, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (22/3/2022).
Sandiaga menyebut harga bahan pokok kini sedang naik. Menurut dia, keadaan tersebut harus ditanggapi dengan kewirausahaan.
"Ini menyikapinya, sehingga warga masyarakat, saudara-saudara kita bisa dapat penghasilan, bisa meningkatkan ekonomi, bisa juga mengurangi juga biaya hidup yang semakin berat," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Sandiaga memberikan bantuan 200 unit ember, 10 ribu benih ikan lele, hingga 1.600 lubang tanam kangkung beserta benih. Selain itu, ada juga bantuan 800 kilogram pakan lele dan pelatihan-pendampingan.
"Jadi bukan hanya dapat lele, tapi juga dapat sayurnya serta kedepan 800 kilogram pakan ikan lele, bantuan pelatihan dan pendampingan hingga masa panen pertama," ujarnya.
Sementara itu Head of Learning RSK, Dinni Rahmawati mengatakan, pelatihan dan pendampingan akan dilakukan selama dua bulan. Lele dan kangkung peserta dipantau hingga panen pertama.
"Harapannya dari hasil panen itu kita bisa membuka peluang baru untuk warga mendapatkan penghasilan tambahan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sebut Mandalika Kian Diminati Penyelenggara Balap Dunia, Sandiaga Uno: Kunci Mandalika adalah Event yang Berkelanjutan
-
Gerindra Usung Prabowo Jadi Capres 2024, Bagaimana Kans Sandiaga? Peneliti: Dia Akan Patuh Keputusan Partai
-
Viral Pawang Hujan di Perhelatan MotoGP Mandalika, Sandiaga Uno : Ini Bagian Dari Atraksi Kearifan Lokal
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun