Suara.com - Sejumlah warga di Palembang berharap, pengelola SPBU menyiapkan petugas untuk mengatur kendaraan pembeli solar yang antre hingga ke jalan protokol.
Mereka juga mengeluhkan antrean kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (BBM) jenis solar akhir-akhir ini mulai mengganggu karena tidak teratur menumpuk hingga dua jalur di pintu masuk SPBU hingga ke jalan raya dan mengakibatkan gangguan kelancaran arus lalu lintas.
Salah seorang warga bernama Ali Rasyid mengatakan, SPBU di kawasan Jalan Demang Lebar Daun Palembang yang menjual solar bersubsidi (bio solar) dalam sepekan terakhir terjadi antrean panjang mobil truk dan pribadi hingga ke jalan depan pintu masuk Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Khadijah.
Hal ini memerlukan petugas untuk mengatur kendaraan yang antrean masuk ke SPBU agar tidak menumpuk dan menyumbat arus kendaraan yang akan melintas di jalan akses ke rumah dinas Gubernur Sumsel dan ke jalan tol Palembang-Lampung itu.
Pengelola SPBU seharusnya menyiapkan petugas mengatur kendaraan yang akan masuk jalur antrean BBM solar atau meminta bantuan aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan warga Bumi Sriwijaya ini.
"Pengelola SPBU jangan hanya fokus menyiapkan petugas untuk melakukan penjualan BBM dan mengabaikan pengaturan kendaraan pelanggan yang antrean panjang hingga jalan raya," ujar salah seorang warga, Jumat (25/3/2022).
Pengelola SPBU Ahmad menjelaskan penyebab antrean kendaraan pembeli solar karena harga solar nonsubsidi (Dexlite) sudah tiga kali naik sejak awal 2022
Awalnya, harga solar Dexlite dijual Rp 9.700 per liter pada Januari 2022 dan naik menjadi Rp12.400/liter, Februari dan Maret kembali lagi naik menjadi Rp13.250/liter
Dampaknya, pemilik kendaraan beralih membeli solar subsidi yang harganya relatif murah Rp5.150/liter.
Baca Juga: Pertamina Klaim Solar Subsidi di Balikpapan Over Kuota 23 Persen, Kok Sopir Truk Demo?
Selain itu disebabkan terjadi pengurangan pasokan solar, dari kapasitas dispenser 30 ton per hari hanya dipasok Pertamina sekitar 16 ton per hari, ujar pengelola SPBU.
Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru meminta Pertamina segera mendistribusikan BBM jenis solar secara proporsional keseluruh SPBU di daerahnya.
Permasalahan antrean solar tidak hanya terjadi di Palembang tetapi di daerah Sumsel lainnya seperti di Lubuklinggau, Prabumulih, OKU Timur, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Empat Lawang.
Dengan pendistribusian BBM dalam jumlah sesuai permintaan masyarakat, diharapkan antrean panjang kendaraan pembeli solar yang terjadi akhir-akhir ini tidak menjadi permasalahan baru di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, kata Gubernur.
Berita Terkait
-
Jadi Tahanan Kota Kasus Kredit Macet Bank Sumsel Babel, Hakim Pertanyakan Rekam Medis Terdakwa Aran Haryadi
-
Viral! Sopir Tangki Pertamina Keciduk Merokok Saat Menyetir, Warganet: Peraturan Itu Dibuat untuk Dilanggar
-
Pertamina Klaim Sudah Salurkan Seperempat Jatah Solar Subsidi Kalimantan
-
Solar di Cianjur Mendadak Langka,Warga Terpaksa Isi Dexlite
-
Pertamina Klaim Solar Subsidi di Balikpapan Over Kuota 23 Persen, Kok Sopir Truk Demo?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
IHSG Tembus Level 8.300 Lagi Hari ini, Cek Daftar Saham yang Cuan
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
-
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha
-
Purbaya Tarik Utang Baru Rp 127,3 Triliun di Januari 2026
-
Sri Mulyani Tak Ingin Indonesia Khianati Disiplin Fiskal
-
Rupiah Menguat, Dolar Melemah Setelah Pidato Kenegaraan Trump yang Kontroversial
-
Telkom Solution Perkuat Sinergi Lintas Industri, Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Berbasis Digital