- IHSG ditutup menguat 0,5 persen mencapai level 8.322 pada Rabu, 25 Februari 2026, didorong Wall Street dan bursa Asia.
- Sektor kesehatan memimpin penguatan sektoral diikuti oleh sektor konsumer siklikal dan sektor industri pada penutupan perdagangan.
- Nilai tukar rupiah menguat 0,21 persen menjadi Rp 16.780 per dolar AS, menambah sentimen positif bagi indeks domestik.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terus melanjutkan penguatan hingga ujung perdagangan, Rabu, 25 Februari 2026. IHSG ditutup naik 0,5 persen ke level 8.322.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, penguatan tersebut didorong rebound indeks-indeks utama di Wall Street pada perdagangan (24/2), serta mayoritas bursa Asia yang juga menghijau pada (25/2).
Secara sektoral, saham sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 2,73 persen. Disusul sektor consumer cyclical yang naik 2,71 persen dan sektor industri yang menguat 2,21 persen.
Sentimen positif juga datang dari pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah tercatat menguat 0,21 persen ke posisi Rp 16.780 per dolar AS pada Rabu (25/2), memberikan tambahan katalis bagi pergerakan indeks domestik.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai posisi IHSG masih relatif kuat karena bertahan di atas MA5 dan MA20. Namun demikian, indikator Stochastic RSI telah berada di area overbought, sementara MACD mulai menunjukkan penyempitan pada slope positif.
Kondisi ini membuka peluang terjadinya konsolidasi dalam jangka pendek. "IHSG berpotensi terkosolidasi pada area 8.250-8.350 pada perdagangan Kamis (26/2)," tulis Phintraco.
Untuk perdagangan selanjutnya, level resistance IHSG berada di 8.400, pivot di 8.350, dan support di 8.200.
Dari eksternal, pelaku pasar mencermati sejumlah agenda penting. Dalam pidato kenegaraannya (25/2), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyoroti beberapa isu domestik, termasuk dorongan pembentukan program pensiun yang didukung pemerintah serta seruan kepada Kongres untuk mengesahkan undang-undang yang melarang investor institusi besar membeli rumah keluarga tunggal.
Trump juga menyampaikan klaim keberhasilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi, dengan fokus utama pada kebijakan dalam negeri.
Baca Juga: PPRO Lepas Gembok, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 50,30 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,84 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,79 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 357 saham bergerak naik, sedangkan 348 saham mengalami penurunan, dan 353 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, JAYA, SCNP, KAQI, CARS, KONI, XPLQ, ASLI, TKIM, TOOL, BIPI, INKP, AHAP.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDS, INCI, VISI, SSTM, ELPI, IDEA, MIRA, TFAS, MGLV, KING, SOTS, AIMS.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang
-
Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar
-
B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?
-
Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad
-
BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor
-
BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio
-
BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target
-
Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP
-
Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online