Suara.com - Penyedia chip kenamaan, Qualcomm, dirumorkan segera merilis chipset terbaru mereka yaitu Snapdragon 8 Gen 1+ pada Mei 2022.
Kabar ini semakin berkembang sejak Snapdragon Gen 1 diluncurkan dengan klaim yang menyebut chipset itu akan berukuran 4nm (nanonmeter).
Dikabarkan oleh GSM Arena, rumor beredar, Snapdragon 8 gen 1+ akan memiliki kinerja lebih baik dan tidak akan cepat membuat perangkat gadget panas.
Rumor ini sendiri semakin menguat lantaran beberapa jenama ponsel telah mengungkap akan menggunakan chipset terbaru besutan Qualcomm.
Dengan perkiraan pengumuman produk di Mei 2022, maka diperkirakan juga chipset itu akan tersedia satu bulan setelahnya tepatnya pada Juni 2022.
Sejumlah jenama ponsel yang masuk dalam daftar itu di antaranya Lenovo, Motorola, OnePlus, serta Xiaomi.
Pada model Snapdragon 8 gen 1,, Qualcomm memberi model tersebut nomor seri SM8450 namun pada Snapdragon 8 gen 1+ nampaknya nomor seri yang akan diambil adalah SM8474.
Selain pembaruan dari gen 8, Qualcomm dikabarkan juga akan mengenalkan chipset terbaru dari Snapdragon 7 di waktu yang kurang lebih berdekatan. Kabarnya kedua chip terbaru itu tengah dalam masa uji coba
Baca Juga: Terkendala Chip Semikonduktor, Pabrik Honda Stop Produksi Dua Hari dalam Sepekan
Berita Terkait
-
3 Pemuda di Rokan Hilir Diciduk usai Transaksi Sabu pakai Chip Higgs Domino
-
Kembangkan Metaverse, Qualcomm Siapkan Rp 1,4 Triliun untuk
-
The Best 5 Oto: Gaya Bercanda Joan Mir, Penjajakan Mobil Listrik Komersial Mitsubishi, Aftermath MotoGP Mandalika 2022
-
Honda Menyatakan Penyesuaian Produksi, Akibat Langka Chip Semikonduktor?
-
Terkendala Chip Semikonduktor, Pabrik Honda Stop Produksi Dua Hari dalam Sepekan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan