Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada masyarakat yang hendak mudik dalam perayaan Idul Fitri tahun ini untuk ikut program vaksin dosis ketiga atau booster.
Menurutnya, langkah ini penting agar imunitas masyarakat lebih kuat sehingga tidak membuat kasus penularan Covid-19 kembali tinggi.
"Kita harap masyarakat yang melakukan traveling dalam rangka hari raya mereka sudah dapat booster sehingga dapat ketahanan imunitas yang lebih tinggi," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita edisi Februari 2022, Senin (28/3/2022).
Sri Mulyani mengatakan, saat ini kasus penularan Virus Corona di tanah air terbilang masih terjaga dengan baik. Lantaran itu, dia berharap perayaan keagamaan seperti lebaran nanti tidak akan membuat kasus Covid-19 kembali tinggi.
"Indonesia saat ini masih termasuk sebagai negara yang mampu mengelola Pandemi Covid-19 dengan penurunan kasus di dalam negeri, baik di sisi kasus harian maupun kematian dengan kenaikan vaksinasi yang cukup meningkat," ucap Sri Mulyani.
Dikatakannya, saat ini akselerasi program vaksin terus dikebut oleh pemerintah. Hingga kini, total vaksin booster sudah diberikan kepada 19,96 juta atau 7,39 persen populasi.
Sementara itu, akselerasi vaksin dosis pertama mencapai 195,89 juta atau 72,50 persen total populasi, lalu vaksin dosis kedua diberikan kepada 157,84 juta atau 58,42 persen dari jumlah penduduk.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia terus membaik.
Pemerintah pun memutuskan mengambil beberapa langkah pelonggaran terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan panduan protokol kesehatan Ramadhan serta Idul Fitri 2022.
Untuk kebijakan PPLN, kini sudah tidak perlu melakukan karantina kembali. Hanya saja PPLN wajib melakukan tes usap PCR.
"Pemerintah tetap mewajibkan pelaku perjalanan yang tiba dari luar negeri untuk melakukan tes usap PCR. Kalau tes PCR-nya negatif, silakan langsung keluar dan bisa beraktivitas. Kalau tes PCR-nya positif akan ditangani oleh Satgas Covid-19," kata Jokowi melalui konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022).
Lalu, Jokowi menyampaikan mengatakan bahwa situasi pandemi yang membaik juga membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Jokowi juga menyampaikan, tahun ini umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Pemerintah juga memperbolehkan umat muslim melaksanakan mudik yang menjadi tradisi pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.
"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini
-
Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut