Saka Energi yang terus merugi dalam beberapa tahun, pada tahun 2021 lalu akhirnya berhasil mencatatkan keuntungan senilai USD 6 juta. Perusahaan juga mempercepat pembayaran sebagaian utang obligasinya senilai USD 220 juta pada 25 Maret 2022 lalu.
Dengan kenaikan lifting minyak yang terus dicapai dan fluktuasi harga minyak dunia yang diperkirakan masih akan terjadi, kinerja Saka Energi dinilai akan terus membaik dan tidak lagi jadi beban bagi bisnis PGAS.
Bisnis Saka juga akan semakin dinamis dengan adanya potensi tambahan cadangan gas dari Blok Muriah sebanyak 126 billion cubic fee (BCF). Blok Muriah dikelola sepenuhnya (100% Participating interest) oleh Saka Energi melalui Saka Energi Muriah Limited (SEML) dengan kepemilikan 99% saham.
Nafan menyebut kinerja dan prospek positif yang ditunjukkan oleh bisnis PGN Group akan menjadi dasar bahwa sahamnya layak masuk dalam daftar potensi Indeks MSCI.
"Masuknya saham PGAS ke indeks MSCI akan mendorong kinerja sahamnya di bursa juga positif. Akan ada faktor euforia pada saham yang berhasil masuk ke MSCI,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026