Suara.com - Sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perekonomian masyarakat bergerak lancar meski dalam masa pandemi Covid-19.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Lukman Kasim, langkah Jokowi salah satunya membuka gerbang investasi terbukti dapat menumbuhkan geliat ekonomi. Bahkan kehadirannya mampu membuat perekonomian masyarakat kembali berjalan.
“Apa yang dilakukan Pak Jokowi kalau dilihat manfaatnya saya pikir Pak Jokowi sudah melakukan yang terbesar di negeri ini,” ujar Lukman ditulis Kamis (12/5/2022).
Dia menambahkan keputusan Jokowi dengan menggenjot sektor investasi sudah sangat tepat. Menurut dia hal tersebut adalah solusi jitu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ruang-ruang investasi oleh Pak Jokowi terus dibuka. Saya kira ini menjadi peluang yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kita,” ucap Lukman.
Lebih lanjut dia menyebut dengan mendorong masuknya berbagai investasi ke dalam negeri berpotensi memberikan kontribusi besar bagi perekonomian dalam negeri. Itu artinya dapat memperbaiki taraf kesejahteraan di masyarakat.
Oleh karenanya dia menilai strategi Jokowi menyoal investasi ini patut untuk mendapat apresiasi tinggi. Dukungan penuh, kata dia, pasti diberikan masyarakat yang terdampak langsung pandemi Covid 19.
“(Jokowi) Sudah memberikan kontribusi terbesar bagi peningkatan kesejahteraan hampir di semua daerah. Ini yang patut kita sambut baik,” pungkas Lukman.
Baca Juga: Pesan Menohok Mantan Perwira TNI Ruslan Buton pada Jokowi: Bisa Tiru Suharto, yang Pilih Mundur
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan
-
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga
-
Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
-
Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol
-
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%