Suara.com - Blibli dan JumpStart berkolaborasi meluncurkan vending machine atau mesin penjual otomatis yang menawarkan ragam produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).
Jika dilihat dari jauh, mesin ini sama seperti vending machine pada umumnya. Terlihat botol-botol berjejer rapi di dalam mesin.
Namun, jika dilihat secara dekat, barang-barang yang berjejer itu ternyata bukan hanya minuman, melainkan ada juga makanan dan barang-barang seperti kosmetik, parfum, baju hingga hijab. Menariknya, produk tersebut buatan UMKM dalam negeri.
Cara menggunakan vending machine-nya pun cukup mudah, kamu tinggal pilih produk yang kamu inginkan di layar. Kemudian scan QRIS, maka barang pilihanmu akan keluar dengan sendirinya. Khusus pelanggan yang menggunakan aplikasi Blu sebagai metode pembayran, bisa mendapatkan cashback hingga Rp7.000 lho!
Vending machine ini diperkenalkan melalui gelaran Locale Pop Up yang berlokasi di Lantai 3, West Mall Grand Indonesia pada 23 Mei-12 Juni 2022. So tunggu apalagi? Yuk rasakan pengalaman beli produk UMKM lewat vending machine sekarang juga!
Kolaborasi Blibli dan Jumpstart Bisa Dongkrak Omzet UMKM
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh Blibli dengan Jumpstart ini. Pasalnya, kolaborasi ini bisa mendongkrak omzet para pelaku UMKM.
"Saya mengapresiasi atas kolaborasi antara Blibli dengan JumpStart. Saya kira mengkombinasikan market online dengan offline dengan menyediakan vending machine adalah pendekatan baru. Saya kira terobosan ini mempunya dampak besar bagi peningkatan omzet UMKM," tutur Teten dalam Konferensi Pers Peluncuran Vending Machine UMKM Kolaborasi Blibli dan JumpStart di Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Senin, (30/5/2022).
Menurut Teten, vending machine ini bisa membuat produk UMKM mudah diakses oleh konsumen di mana saja karena bisa diletakan di mall, perkantoran dan public area. Selain itu, vending machine yang menghadirkan beragam produk UMKM mulai dari makanan dan minuman, kecantikan, hingga fashion ini menjadi hal yang unik. Pasalnya, kebanyakan vending machine itu diisi dengan produk-produk asing.
Baca Juga: Belanja Produk UMKM Lokal Lewat Smart Vending Machine di Grand Indonesia
“Justru UMKM yang punya kekayaan produk yang variatif dari berbagai daerah yang berbeda-beda yang kini kemasannya sudah semakin bagus, brandingnya juga oke, saya kira mudah-mudahan target kita tahun ini menjadi tahun kebangkitan UMKM, kebangkitan ekonomi pasca pandemi ini bisa capai,” katanya.
Sementara itu, CMO Blibli, Edward Kilian mengatakan, Blibli telah menggandeng 36 UMKM untuk menghadirkan 180 varian produk lokal terbaik yang bisa langsung didapat pelanggan di vending machine inovatif yang disediakan oleh JumpStart. Blibli pun memaksimalkan jangkauannya yang luas terhadap para pelaku UMKM di Indonesia untuk melakukan kurasi terhadap produk-produk yang ditawarkan untuk menjamin kualitas barang yang diterima oleh pelanggan.
“Ke depan, Blibli akan mengajak lebih banyak mitra UMKM kami untuk bergabung dalam inisiatif bersama JumpStart dan menyediakan lebih banyak varian produk terbaik di vending machine inovatif ini. Kami pun sangat terbuka untuk menjalin sinergi jangka panjang bersama JumpStart agar manfaat dari inisiatif ini bisa dirasakan oleh UMKM secara lebih luas. Blibli juga berkomitmen untuk terus membuka pintu kolaborasi bersama pemangku kepentingan lainnya dan mengembangkan lebih solusi inovatif bagi UMKM demi memperkuat upaya kami dalam memberdayakan dan memajukan para pelaku UMKM secara berkelanjutan,” tutur Edward.
Adapun kolaborasi ini berangkat dari jumlah UMKM yang beralih ke bisnis online mengalami lompatan besar dalam dua tahun terakhir. Menurut data Kemenkop UKM, jumlah UMKM yang masuk ke ekosistem digital mencapai 19 juta–meningkat hampir 130% setelah pandemi–dengan target 30 juta UMKM onboarding digital pada 2024. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh BCG dan Kompas pada tahun 2021, 74% UMKM sudah mengetahui e-commerce akan tetapi baru 20% yang fasih dalam menggunakannya.
Edward meyakini, vending machine ini menjadi platform terbarukan bagi para pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran, promosi, dan distribusi produk dengan lebih efisien secara omnichannel. Pasalnya, pelanggan bisa menikmati pengalaman baru dalam membeli produk-produk lokal terbaik yang lebih mudah dengan mengunjungi unit-unit vending machine cerdas yang berada di Grand Indonesia, Jakarta.
Lebih jauh Edward mengatakan, Blibli berkomitmen untuk terus memperluas akses akan produk-produk UMKM terdepan bagi pelanggan, dan kolaborasi ini menjadi wujud nyata dari komitmen tersebut.
“Blibli dan JumpStart sebagai perusahaan teknologi memiliki kesamaan visi dalam mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia, dengan ekosistem yang lengkap kolaborasi ini menghadirkan dukungan teknologi, mengakselerasi tingkat adopsi kanal bisnis terkini, khususnya omnichannel yang lebih terintegrasi. Upaya ini sekaligus menegaskan semangat kolaborasi Blibli dalam memajukan UMKM secara berkelanjutan bersama para pemangku kepentingan lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, CEO JumpStart, Brian Imawan, mengatakan, JumpStart dan Blibli sama-sama memiliki ekosistem teknologi mumpuni, sehingga keduanya menatap optimistis kolaborasi ini yang diharapkan dapat mendukung digitalisasi produk lokal dan UMKM Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat kebanggaan akan produk lokal di hati masyarakat.
"Dengan penyebaran 1.000 vending machine di Jabodetabek, JumpStart akan mengisi beberapa slot pada tiap vending machine untuk produk UMKM binaan Blibli. Harapannya semoga, vending machine ini dapat menjadi solusi bagi para pelaku UMKM dalam meningkatkan awareness, mencapai target pasar, hingga memperkuat product showcase dengan lebih efisien," tutupnya.
Berita Terkait
-
Ekonom: Pemerintah Jangan Anggap Enteng, Ada Efek Domino Dari Lesunya Bisnis E-Commerce
-
Pemerintah Gelar Business Matching III untuk Tingkatkan Rantai Pasok Produk Alkes Dalam Negeri
-
WKU Kadin Bidang Perhubungan Roadshow ke Eropa untuk Kenalkan UMKM Indonesia
-
ESB Gandeng Pemda untuk Majukan Digitalisasi UMKM Sektor Kuliner di Indonesia
-
Sandiaga Beri Dukungan dan Fasilitas Bagi Pelaku Ekraf untuk Ekonomi Lebih Maju
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?