Ilustrasi Kode QRIS. (Pexels)
Tahun lalu, BI menetapkan biaya transaksi maksimal untuk QRIS sebesar 0,7 persen yang akan ditanggung oleh mitra atau merchant. Angka tersebut bisa lebih kecil jika transaksi pembayaran masuk dalam kategori khusus.
Bila dibandingkan dengan nominal transaksi secara keseluruhan, angka ini jelas sangat kecil. Adapun pembeli tidak dikenakan biaya apa pun.
5. Bantu Pengembangan Usaha
Penggunaan metode pembayaran QRIS memungkinkan riwayat transaksi dapat dicek secara berkala oleh pemilik bisnis. Hal ini disebabkan karena semua transaksi terproses dan terekam secara otomatis.
Dengan begitu, pemilik bisnis dapat memantau, menganalisis, dan menentukan strategi keuangan usaha kedepannya.
Kontributor : Alan Aliarcham
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Curhat Hidup di Lingkungan Kontrakan yang Dekat dengan Tongkrongan Pemabuk Rese, Warganet Ini Minta Solusi
-
Yuta Dapat Perlakuan Berbeda Selama Konser NCT 127 di Jepang, Fans Kecewa
-
Viral! Tamu Vila Mengamuk karena Tak Terima Ditegur Warga Sekitar, Publik: Bang Jago, Nanti Ditangkap Nangis
-
Apa Itu QRIS? Alat Pembayaran yang Jadi Trending Topic di Twitter
-
Viral Pengakuan Thariq Halilintar Jadi Lebih Bersih Setelah Berpacaran dengan Fuji, Warganet: Pantes Tambah Cakep
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia
-
Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit
-
Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56