Suara.com - Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menegaskan tekad mereka untuk menjadi pusat industri halal dunia guna meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.
"Kita berharap Kongres Halal Internasional tahun ini di Babel merupakan langkah dari upaya pemerintah provinsi menjadi pusat industri dan wisata halal dunia," kata Pejabat (Pj) Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, Rabu (15/6/2022).
Menurut dia, Kepulauan Babel adalah salah satu provinsi yang mendapatkan penghargaan produksi produk halal terbaik dunia dan telah memiliki lebih dari 2.200 lebih produk bersertifikasi halal.
"Pada tahun ini menargetkan 100.000 produk UMKM, restoran, hotel, dan jasa keuangan, memiliki sertifikat halal guna menjadikan Babel sebagai pusat industri dan wisata halal dunia," ujarnya.
Ia mengatakan, penetapan Indonesia sebagai pusat halal dunia menjadikan halal sebagai satu fokus dan perhatian pemerintah, pemangku kebijakan, termasuk organisasi berbagai kalangan, untuk menjalankan program halal ini.
"Optimisme kami cukup tinggi dengan melihat perkembangan dan peningkatan pangsa pasar halal global," kata dia, dikutip dari Antara.
Ia memliki harapan dan mengajak seluruh elemen untuk mempromosikan bahwa produk dan wisata halal itu diperuntukkan kepada semua umat, bukan hanya untuk umat muslim saja.
"Jangan sampai dikesankan produk dan termasuk wisata halal itu hanya untuk umat islam saja. Tetapi kita berkeyakinan bahwa segala sesuatu yang halal itu tidak hanya baik untuk umat Islam, tapi juga untuk semua umat," ujarnya.
Ia berharap ini akan membawa kebaikan untuk semua umat. Selain itu Pj Gubernur Kepulauan Babel itu juga menunjukkan rasa bangga ketika memberitahu bahwa Babel mendapatkan penghargaan sebagai Provinsi Pengembangan Halal Terbaik pada tahun 2017.
"Bisa dilihat jumlah dari tahun ke tahun, mengalami peningkatan yang cukup signifikan, di mana dalam 5 tahun terakhir ada ribuan produk UMKM yang tersertifikasi halal," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Buka Kongres Halal Internasional, Wapres Maruf Amin Bertolak ke Babel
-
Penyelundupan 2.287 Telur Penyu Sisik di Sumsel Digagalkan, Bakal Ditetaskan di Kawasan Hutan Lindung Bangka
-
Aspenku dan Bank Sumsel Babel Ramaikan Side Event Presidensi G20 di Palembang
-
Antisipasi Penyebaran PMK, Pemkab Belitung Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
-
30 Negara akan Hadiri Kongres Halal Internasional di Babel, Pj Gubernur Kirim Surat ke Presiden Jokowi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!