Ciri ketiga adalah pemilik bisnis seluruh waktunya habis tersedot di bisnis karena harus mendorong karyawan bekerja dan terpaksa mengerjakan ulang pekerjaan karyawan. Belum lagi ia harus melayani customer karena customer hanya mau belanja dengan pemilik bisnis, bukan dengan karyawan.
Akibatnya pemilik bisnis makin tidak punya waktu luang. Bahkan untuk bisa makan siang dan istirahat saja ia harus curi-curi waktu karena saking sibuknya.
Sedangkan karyawan malah bekerja santai dan hanya melihat pemilik bisnis bekerja. Mereka hanya akan bekerja jika diminta bantuan oleh pemilik bisnis.
Kondisi ini malah terbalik karena seharusnya pemilik bisnis yang melihat karyawan bekerja, tapi malahan karyawan yang melihat pemilik bisnis bekerja.
4. Pemilik bisnis terpaksa bekerja 2 shift dalam sehari
Shift 1 adalah disaat pemilik bisnis bekerja bersama dengan karyawan di pagi hingga sore hari, dan shift 2 adalah disaat pemilik bisnis sudah sampai di rumah dan masih harus melanjutkan pekerjaan yang belum selesai.
Penyebabnya adalah karena seluruh waktu pemilik bisnis dari pagi hingga sore habis menjadi asisten karyawan, mulai dari mendorong kerja, mengerjakan ulang pekerjaan karyawan, dan mengurus customer.
Akibatnya pemilik bisnis jadi tidak punya waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang seharusnya ia lakukan dan terpaksa mengerjakannya saat ia sudah di rumah.
5. Karyawan pulang on-time dan bisa pergi liburan, pemilik bisnis terjebak tidak bisa tinggalkan bisnis
Baca Juga: Pakar Ekonomi: Panja DPR Soal Investasi Telkomsel ke GoTo Bisa Ganggu Rencana Bisnis BUMN
Ciri kelima adalah pebisnis tidak punya kehidupan dan tidak bisa menikmati hasil yang ia dapat dari berbisnis bersama keluarga.
Pemilik bisnis tidak bisa pergi liburan dan meninggalkan bisnis karena jika ia tidak masuk, maka bisnis tidak akan berjalan karena karyawan tidak tahu apa yang harus dilakukan dan bekerja asal-asalan.
Ia terpaksa terikat 24 jam di bisnis dan tidak bisa meninggalkan bisnis padahal punya banyak karyawan yang seharusnya bisa bekerja tanpa harus selalu diawasi pemilik bisnis.
Mau belajar strategi agar Anda tidak jadi asisten karyawan di bisnis? Yuk belajar langsung di Indonesia Business Workshop yang juga di support oleh Suara.com.
Dibawakan oleh Donny Pramono, Founder of Sour Sally Group dan Coach Yohanes G. Pauly, Global Awards Winning Business Coach.
Dapatkan special offer-nya dengan klik link https://gratyo.link/suara.
Berita Terkait
-
96% Entrepreneurs Gagal dalam 10 Tahun Bisnis! Bagaimana dengan Anda?
-
Lakukan PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawan, Disebut Lakukan Pelanggaran Undang-undang
-
Kelola Segudang Investasi dan Bisnis, Berapa Harta Kekayaan Yusuf Mansur?
-
PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawannya
-
Karyawan PT Titan Berharap Pemblokiran Rekening Perusahaan Tidak Terjadi Lagi
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
-
Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik
-
IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I
-
Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
-
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
-
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali
-
Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD
-
Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi
-
Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat