Suara.com - Sebagai seorang pemilik bisnis, pernahkah Anda membayangkan apa yang akan terjadi pada bisnis Anda 10 tahun kedepan? Dengan kondisi bisnis yang Anda alami saat ini, bisakah bisnis Anda bertahan? Atau bahkan dalam 1 tahun kedepan saja Anda meragukan kemampuan Anda sebagai pemilik bisnis untuk memajukan bisnis?
Kenyataannya berdasarkan survei yang dilakukan oleh Michael E. Gerber, penulis buku bisnis top dunia, bahwa dari 100 bisnis yang didirikan oleh pemilik bisnis, dalam 10 tahun kemudian yang bertahan hidup hanya 4% saja. Artinya 96% dari bisnis yang dibangun gagal.
Lalu bagaimana dengan bisnis Anda? Bisakah bisnis Anda bertahan hingga 10 tahun kedepan? Apakah bisnis Anda bisa masuk dalam golongan 4% bisnis yang sukses atau 96% bisnis yang gagal?
Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly mengatakan bahwa salah satu faktor agar bisnis bisa bertahan hingga 10 tahun kedepan adalah pemilik bisnis harus melalui 3 tangga untuk menuju entrepreneurs sejati, dimana 2 diantaranya adalah jebakan!
Apa sajakah 3 tangga menuju entrepreneurs sejati tersebut?
Tangga 1: Business Operator
Tangga 1 merupakan tangga jebakan yaitu business operator atau operator bisnis Maksudnya adalah kondisi dimana pemilik bisnis berpikir sudah menjadi entrepreneur padahal sebenarnya tidak, tapi malahan bekerja inside the business. Walaupun pemilik bisnis memiliki karyawan namun hampir seluruh pekerjaan masih dikerjakan oleh si pemilik bisnis.
Pemilik bisnis yang terjebak dalam tangga jebakan 1: business operator memiliki gejala:
· Pemilik bisnis adalah sistem didalam bisnis
Baca Juga: Modal Usaha Membangun Bisnis Kos-kosan, Jangan Asal Keluar Uang
· Pemilik bisnis terpaksa harus bekerja 2 shift dalam sehari
· Pemilik bisnis masih harus curi-curi kerja di weekend
· Ada hubungan langsung antara kesehatan pemilik bisnis dengan profit di bisnis.
Tangga 2 : Business Manager
Merupakan tangga jebakan kedua dimana pemilik bisnis bekerja in the business karena sudah berani merekrut mahal untuk karyawan yang levelnya lebih tinggi, seperti supervisor atau manager, namun ternyata kinerja karyawan dengan level tinggi ini tidak bagus dan tetap harus didorong dahulu untuk bekerja, tidak memiliki inisiatif sendiri.
3 gejala pemilik bisnis terjebak di tangga jebakan 2:
· Pemilik bisnis semakin jarang memiliki waktu bersama keluarga
· Pemilik bisnis mengerjakan seluruh pekerjaan karena supervisor/manager yang direkrut tidak bekerja bagus
· Pemilik bisnis tidak memiliki waktu untuk liburan
Tangga 3 : Business Owner
Seorang entrepreneur sejati berada pada tangga ketiga ini, ibarat seorang kapten kapal dimana posisinya adalah diatas kapal dan melihat hal-hal yang strategis.
Kapten kapal dapat melihat seberapa dekat posisi kapal dengan tujuannya. Kapten kapal dapat melihat gelombang-gelombang laut dari jauh, sehingga dapat mengantisipasi masalah yang mungkin saja akan terjadi.
Banyak pemilik bisnis yang berasumsi bahwa dengan memiliki bisnis saja sudah bisa mengantarkannya menjadi entrepreneur. Padahal nyatanya ada 3 tangga jebakan entrepreneur sejati yang harus ditempuh oleh pemilik bisnis agar bisnis bisa bertahan hingga 10 tahun.
Mau belajar strategi bangun sistem di bisnis agar bisnis Anda sukses di 10 tahun pertama? Yuk belajar langsung di Indonesia Business Workshop yang juga di support oleh Suara.com.
Dibawakan oleh Donny Pramono, Founder of Sour Sally Group dan Coach Yohanes G. Pauly, Global Awards Winning Business Coach.
Dapatkan special offer-nya dengan klik link https://gratyo.link/suara.
Berita Terkait
-
Kelola Segudang Investasi dan Bisnis, Berapa Harta Kekayaan Yusuf Mansur?
-
Harga Bitcoin Anjlok, Industri Kripto Cemas
-
3 Tips Memilih Partner Usaha, Harus Profesional!
-
Drama Rikuoh: Jatuh Bangun Pabrik Sepatu Tabi dalam Menjalankan Bisnis
-
Pakar Ekonomi: Panja DPR Soal Investasi Telkomsel ke GoTo Bisa Ganggu Rencana Bisnis BUMN
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?