Suara.com - PT Agung Podomoro Land Tbk mempercepat pembangunan kawasan premium di Jakarta Timur dengan menggelar ground breaking proyek propertinya. Langkah ini juga sebagai ajang pemulihan ekonomi nasional.
Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk Agung Wirajaya mengatakan, pembangunan proyek ini sebagai indikator bahwa sektor properti merupakan penggerak perekonomian.
"Kehadiran Bukit Podomoro Jakarta di wilayah Jakarta Timur akan menjadi ikon dan pusat bisnis baru sehingga dapat mendukung penuh akselerasi pertumbuhan ekonomi kawasan Jakarta Timur dan sangat potensial memberikan dampak luas di ibu kota Jakarta dan sekitarnya," ujar Agung dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (26/6/2022).
Agung mengatakan sejumlah proyek properti dan mahakarya Agung Podomoro di seluruh wilayah Indonesia, selalu menjadi pusat ekonomi baru di wilayahnya. Contohnya Podomoro City Jakarta di wilayah Jakarta Barat, Podomoro Park Bandung di wilayah Bandung, Podomoro Golf View di Selatan Jakarta tepatnya di kawasan Cimanggis Jawa Barat, Kota Podomoro Tenjo di Bogor Jawa Barat, Kota Kertabumi di Karawang, dan Podomoro City Deli Medan di Medan Sumatera Utara dan beberapa proyek properti lainnya di Indonesia.
"Kesuksesan Perusahaan dalam menciptakan ekonomi baru di sejumlah wilayah ini menjadikan kami terus tertantang untuk menghadirkan produk properti terdepan dan terbaik. Kami bersyukur, proyek properti yang kami hadirkan mendapat tempat di hati masyarakat, dimana produk kami selalu sukses terserap pasar," imbuh dia.
Agung menambahkan, dalam rencana kerja, pada Kuartal tiga 2022 pembangunan rumah dan ruko akan dimulai. Agung Podomoro memastikan serah terima Bukit Podomoro Jakarta akan dilakukan kurang lebih dua tahun sejak dilakukannya Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).
Sehingga proses serah terima untuk pembelian hunian dan ruko komersial tahap pertama bisa dilakukan pada akhir 2023 secara bertahap.
"Kami berharap pembangunan Bukit Podomoro Jakarta dapat dilakukan secara progresif, sehingga setiap unit akan dapat diserahterimakan tepat pada waktu yang ditentukan," kata Agung.
Chief Marketing Officer Bukit Podomoro Jakarta Zaldy Wihardja menjelaskan Agung Podomoro telah mengantongi izin mendirikan bangunan sehingga konstruksi bisa langsung dimulai.
Baca Juga: Kembangkan Ekonomi, Agung Podomoro Bakal Bangun Pusat Bisnis di Jakarta Timur
Sejalan dengan itu, Agung Podomoro juga sudah mempersiapkan desain pembangunan infrastruktur yang memadai seperti akses jalan dan bangunan dengan ketinggian 2-3 meter di atas jalan raya. Kemudian pembangunan drainase untuk pencegahan banjir, penyediaan listrik bawah tanah, hingga fiberoptik.
Zaldy memaparkan pembangunan tahap pertama Bukit Podomoro Jakarta akan dimulai dengan pengerjaan hunian kurang lebih 120 unit yang diperuntukkan bagi pembeli di tahap awal dan area komersial Bukit Podomoro Business Park yang terdiri atas Bukit Avenue dan Bukit Boulevard. Disusul dengan pembangunan Premium Clubhouse yang hanya bisa diakses para penghuni.
"Pengembangan kawasan properti di atas lahan 9,6 hektare ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas terbaik yang dibutuhkan penghuni untuk meningkatkan kualitas hidupnya," pungkas Zaldy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru