Suara.com - Holywings Indonesia kini harus merelakan 12 gerainya yang berlokasi di Jakarta ditutup oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Meski tidak disampaikan sebagai biang kerok utama, penutupan tersebut menjadi buntut dari kasus promosi miras gratis yang memicu amarah publik.
Adapun 12 gerai tersebut kini harus tutup karena izinnya dicabut oleh Anies lantaran tidak memenuhi kelengkapan izin dan pelanggaran dalam operasional.
“Terjadinya pelanggaran atas kegiatan operasional yang tidak sesuai dengan dokumen perizinan yang dimiliki,” kata Sekretaris Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Santoso, di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (28/6/2022).
Meski kini harus merelakan belasan gerai yang menemani malam hari pemuda Jakarta, ternyata Holywings memiliki sejarah yang panjang dalam dunia hiburan malam Indonesia.
Berikut perjalanan bisnis Holywings dari yang awalnya dirintis sebagai bisnis kecil.
Perjalanan bisnis Holywings
Holywings awalnya adalah sebuah warung nasi goreng yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Mengutip dari kanal Youtube resmi Holywings, kedua sosok pebisnis yakni Ivan Tanijaya dan selaku co-founder dan rekannya Eka Setia Wijaya merintis sebuah warung nasi goreng bernama Kedai Opa.
Sayang, bisnis yang mereka rintis tidak bertahan lama. Selama tiga tahun berjalan, warung nasi goreng tersebut tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan. Justru, kian lama pengunjung semakin berkurang.
Baca Juga: Gubernur Jabar Sebut Kewenangan Setiap Daerah Tindak Tegas Holywings
Lantas, Ivan dan Eka mulai memutar otak hingga muncul ide untuk merombak ulang konsep bisnis yang awalnya mereka usung. Dari situ, lahirlah Holywings yang berawal dari perombakan konsep bisnis menjadi hiburan malam sekaligus bar.
Bermula dari nasi goreng, kini bisnis kedua wirausahawan tersebut berubah dan menyajikan berbagai macam cocktail dan minuman keras klasik hingga orisinil yang diracik oleh para bartender andalan mereka.
Menjadi salah satu kompetitor bisnis hiburan malam
Dengan mottonya yakni "Never Stop Flying" (Jangan pernah berhenti terbang), bisnis Holywings melebarkan sayapnya ke seantero negeri. Kini, Holywings memiliki 30 gerai di berbagai daerah di Indonesia, sebagaimana yang tercantum di laman resmi mereka.
Kini, Holywings menghimpun para pemuda dari seantero negeri untuk menikmati hiburan malam yang disajikan mereka.
Tak lupa, mereka juga bekerja sama dengan wajah-wajah terkenal dalam dunia selebriti Indonesia, seperti Hotman Paris dan Nikita Mirzani sebagai pemilik saham sekaligus 'wajah' dari Holywings saat kedua pemilik bisnis tersebut jarang terekspos publik.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Jabar Sebut Kewenangan Setiap Daerah Tindak Tegas Holywings
-
Terancam Nganggur Massal usai Gerai Ditutup, Anies Diminta Ajak Ribuan Karyawan Holywings Gabung Jakpreneur
-
Bandingkan dengan Anies dan Ganjar, Ipang Wahid Sindir Cak Imin yang Kebelet Jadi Capres
-
Bukan Ditutup Pemkot, Holywings Semarang Inisiatif Tutup Sendiri
-
Ustaz Ini Tak Sepakat Holywings Ditutup Tapi Cuma Ganti Jualan: Harusnya Larang Peredaran Miras
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang