Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan nama kerupuk ubi produk UMKM di Desa Wisata Lonuo Bukit Arang, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Momen itu terjadi saat Sandiaga bertemu Hamirah Kude (52), pembuat sekaligus penjual kerupuk ubi di pameran kuliner Desa Wisata Lonuo Bukit Arang. Sandiaga tertarik untuk mencicipi kerupuk ubi buatan Hamirah.
Ketika itu Sandiaga melihat produk kuliner milik Hamirah masih terdapat kekurangan. Kerupuk ubi tersebut belum mempunyai nama produk dan kemasan yang menarik.
"Bu Hamirah sangat penting menamai produk ini. Ini (kerupuk ubi) harus kita kasih nama nih," kata Sandiaga di Puncak Bukit Arang.
Kemudian, Sandiaga ditantang untuk memberikan merek produk tersebut. Tanpa perlu waktu lama, Sandiaga langsung membuat merek produk Hamirah.
"Ubi bahasa Gorontalonya apa? Kasubi ya. Saya beri nama ini, karena ini juara desa wisata jadi Kerupuk Kasubi Lonuo Bukit Arang Asli Gorontalo," ucap Sandiaga.
Selain memberi nama produk, Sandiaga juga membantu perbaikan kemasan, pendampingan hingga pemasaran. Sehingga kerupuk ubi buatan Hamirah bisa menambah nilai jual, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan ekonomi.
"Kita ingin bantu Bu Hamirah untuk packaging dan pemasarannya, nanti kita buatkan kontennya. Saya punya tim untuk membantu pendampingannya," tegas Sandiaga.
Adapun kunjungan Sandiaga di Desa Wisata Lonuo Bukit Arang ini terkait program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa Lonuo masuk sebagai 50 besar desa wisata terbaik tahun ini.
Baca Juga: Bantu UMKM,XL Axiata Luncurkan Kartu Biz Avana
Di Desa Wisata Lonuo Bukit Arang ini pengunjung dapat menikmati pesona alam dari ketinggian 347Mdpl. Objek wisata ini menyuguhkan pemandangan perbukitan sekaligus suasana Kabupaten dan Kota Gorontalo.
Selain itu, Desa Wisata Lonuo Bukit Arang menjadi lokasi Paralayang satu-satunya di Gorontalo yang sangat diminati oleh para atlet paralayang baik dari Jawa, dan Manado.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi
-
Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung
-
Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700
-
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
-
PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
-
Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya
-
Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?