Suara.com - Pesatnya penggunaan internet akhir-akhir ini menjadikan peluang baru, yaitu dibutuhkannya tenaga-tenaga terampil di bidang digital. Fenomena ini bisa menjadi sumber pekerjaan yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu, kecakapan digital sangat dibutuhkan.
Konsultan pendamping UMKM Fianda Julyantoro mengatakan seiring dengan berjalannya digitalisasi industri, tren profesi pun perlahan-lahan mulai bergeser ke arah penggunaan media digital. Berbagai macam contoh dari profesi-profesi tersebut diantaranya yaitu spesialis media sosial, grafik desainer, pembuat video, pembuat konten, designer UI/UX, dan analisis data.
“Digitalisasi industri banyak mengubah tren perilaku kehidupan masyarakat, termasuk profesi pekerjaan," kata Fianda dalam diskusi virtual bertajuk "Menjual Jasa dan Karya lewat Internet" yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui keterangan tertulis, Jumat (15/7/2022).
Menurutnya, profesi kerja di era digital yang menawarkan berbagai kenyamanan dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan berbagai kalangan dengan mudah.
"Maka dari itu, bekal kreativitas yang menjadi basis dari profesi-profesi tersebut sangat dibutuhkan agar dapat memanfaatkan berbagai peluang profesi di era digital,” ucap Fianda.
Sementara itu, Direktur PT Cipta Manusia Ismita Saputri menambahkan, seorang individu dapat dianggap cakap dalam keamanan digital apabila individu tersebut sudah mampu mengenali, mempolakan, menerapkan, menganalisis, dan meningkatkan tingkat keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, keamanan digital juga berguna untuk memastikan segala layanan digital yang kita gunakan baik secara daring maupun luring dapat dilakukan secara aman. Salah satu kerugian yang dapat disebabkan dari ketidakcakapan dalam menjaga keamanan digital adalah kegagalan dalam melindungi data pribadi yang bersifat rahasia.
“Kebanyakan kasus penipuan yang terjadi di dunia digital disebabkan oleh kebocoran data pribadi. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang belum memahami mengenai data pribadi seperti apa saja yang perlu dilindungi," ucapnya.
Masih menurutnya, sejumlah data pribadi yang harus dilindungi terdiri dari dua jenis, yaitu data pribadi bersifat umum dan data pribadi bersifat spesifik. Data pribadi umum contohnya adalah nama lengkap dan kewarganegaraan. Sementara data pribadi spesifik contohnya yaitu informasi kesehatan dan data keuangan pribadi.
Baca Juga: Tokopedia Gelar Konferensi Teknologi START Summit, Bantu Jaring 9 Juta Talenta Digital
Sementara itu, Pendiri Entrepreneur Muda Peduli Muhammad Muhyi Setiawan mengatakan beberapa kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh pelaku UMKM agar dapat sukses menjalankan bisnisnya di dunia digital.
Kemampuan tersebut diantaranya meliputi kecakapan dalam menggunakan gawai, penyampaian cerita, fotografi dasar, pengelolaan bisnis dasar, pemasaran digital, serta penguasaan fitur dan program dari aplikasi lokapasar yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan jual beli.
“Sebagai konsumen, transaksi jual beli dalam aplikasi lokapasar perlu kita perhatikan. Jadi perlu dilihat nilai tokonya, keamanan aplikasi lokapasarnya, serta ulasan-ulasan yang tercantum pada produk-produk yang dijualnya," katanya.
Sementara, sebagai produsen, dia mengingatkan perlu menjaga kepercayaan konsumen sehingga penilaian yang didapatkan dari konsumen merupakan penilaian yang baik. "Hal tersebut yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kesuksesan penjualan,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya
-
Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Bank Mandiri Taspen Buka Tiga Posko Pengaduan Penipuan Investasi
-
Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T