Suara.com - Pasangan Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno jadi unggulan capres dalam survei elektabilitas yang digelar Lembaga Survei Politika Research and Consulting (PRC) dengan keterpilihan 44,8 persen.
"Pasangan Ganjar-Sandi berada di nomor satu dalam simulasi pasangan calon ini. Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan AHY (Ketua Umum Partai Demokrat) di bawahnya, mendapat 32,4 persen, serta Prabowo Subianto (Menteri Pertahanan RI) dan Cak Imin (Wakil Ketua DPR RI) dengan 13,8 persen," kata Direktur Eksekutif PRC Rio Prayogo pada Minggu (25/7/2022) kemarin.
Ganjar yang saat ini masih menjabat Gubernur Jawa Tengah bersama Sandiaga Uno dikenal sebagai dua tokoh yang getol bersuara di media sosial.
Rio melanjutkan, simulasi elektabilitas paslon Ganjar Pranowo disandingkan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga menduduki peringkat tertinggi dalam model simulasi yang lain.
Elektabilitas paslon Ganjar-RK melesat di atas Anies-AHY dan Prabowo-Airlangga (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian).
"Pasangan Ganjar dan Ridwan Kamil terpaut jauh di atas Anies dan AHY serta Prabowo-Airlangga dengan angka 42,2 persen. Anies-AHY mendapat 33,1 persen dan Prabowo-Airlangga sebanyak 15,1 persen," ucap dia.
Ia menjelaskan, survei PRC ini juga menjelaskan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang mendapatkan 62,8 persen kepuasan dari masyarakat.
"Para responden ditanya 'Setelah Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin berjalan hampir 3 tahun, apakah Bapak atau Ibu puas terhadap kinerja Presiden Jokowi?'," kata Rio.
Adapun survei dilakukan pada 12 Juni 2022 sampai 3 Juli 2022 yang diikuti 1.200 responden di seluruh Indonesia melalui wawancara telepon.
Baca Juga: Cerita Pegiat Seni ke Sandiaga Uno yang Inginkan Kutai Kartanegara Miliki Festival Tahunan
Pengambilan sampel menggunakan metode multi-stage random sampling terhadap populasi nasional dengan tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebanyak 2,74 persen.
Berita Terkait
-
Momen Ganjar Pranowo dan Istri Ikut Lomba Marathon di Bandung
-
Sandiaga Uno Bantu Seorang Kepsek di Balikpapan Fasilitasi Pendaftaran HAKI Merek Produk
-
Dinilai Agamis, Ganjar Dapat Dukungan dari Ulama dan Santri di Karawang
-
Cerita Pegiat Seni ke Sandiaga Uno yang Inginkan Kutai Kartanegara Miliki Festival Tahunan
-
Purwanto Si 'Iron Man' yang Selamatkan Korban Kecelakaan Maut Cibubur Dapat Hadiah Spesial dari Ridwan Kamil
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik