Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri workshop Kabupaten-Kota (KaTa) Kreatif di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kali ini, Sandiaga bersama Een (Penggiat Seni Pelandok Besayap) menyanyikan lagu dengan diiringi musik Congkil (Keroncong Tingkilan) serta mengajak millenial untuk memajukan kebudayaan di daerah.
Sandiaga menyampaikan selamat kepada Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi subsektor seni petunjukan ekonomi kreatif. Hal ini dikarenakan pemerintah dapat memfasilitasi solusi-solusi yang berkelanjutan melalui karya inovatif.
"Saya melihat tadi karya-karya terbaik yang dimiliki mulai dari film, musik, hingga seni petunjukan bisa kita kemas secara inovatif," kata Sandiaga Uno di Gedung Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga meminta Kepada Kepala Dinas serta Bupati Kalimantan Timur untuk menjadikan Tenggarong International Folk and Art Festival (TIFAF) menjadi agenda rutin tahunan. Sehingga kesenian budaya tradisional di daerah dapat meluas hingga go internasional.
"Tenggarong International Folk and Art Festival (TIFAF) diharapkan dapat menjadi agenda rutin. Kepada Pak Kadis dan Pak Bupati kegiatan ini harus diajukan kedalam karisma event Nusantara," ucap Sandiaga.
Sementara itu, Een (35) mengatakan acara ini sangat membantu para pekerja kreatif. Sebab, ia dan pihaknya dapat mengungkapkan keluh kesah mengenai kesulitan menghasilkan karya kreatif.
"Acara ini sangat bagus sekali, terutama untuk para pekerja kreatif dalam mengungkapkan kesulitan mereka menghasilkan karyanya," tutur Een.
Een pun mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini. Dikarenakan menjadi hal positif untuk memperkenalkan budaya kepada para generasi muda saat ini.
"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri, hal ini dapat memperkenalkan kebudayaan Kalimantan Timur kepada generasi muda," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Outlook Stabil, AM Best Soroti Kinerja dan Permodalan Kuat
-
Dasco Hadang Impor 105 Ribu Mobil India, Pengamat: Selamatkan Buruh Otomotif dari PHK
-
Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah