Siapa yang tidak tahu dunia investasi dan trading saat ini. Banyak dari kalian pasti sudah mulai masuk dan mencoba peruntungan dari industri ini. Tren pekerjaan di bidang ini banyak disenangi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia karena mereka tidak perlu memiliki pendidikan yang tinggi, cukup dengan kemampuan dalam memahami kondisi pasar saat menekuni bidang ini. Untuk itu, menjadi konsultan keuangan dapat menjadi alternatif bagi kalian yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan kedepannya.
Melalui pekerjaan sampingan jenis ini, selain konsultasi, kalian bisa secara langsung juga memberikan edukasi terkait bagaimana memiliki penghasilan tambahan dan membantu pihak lain agar bisa terbebas dari masalah finansial.
Contohnya dengan menjadi agen perbankan, seperti menjadi agen referral dari OK Bank Indonesia. Profesi ini dapat kalian tekuni dengan mudah tanpa harus memiliki sertifikat pendidikan yang tinggi. Kalian juga bisa jalani pekerjaan ini kapanpun dan dimanapun kalian berada.
OK Bank menawarkan program referal dimana kalian bisa memiliki penghasilan tambahan dengan membantu kerabat yang membutuhkan pinjaman. Prosesnya sangat cepat, mudah dan praktis karena cukup bermodal telepon genggam saja. Kalian bisa mendapatkan keuntungan IDR 30,000 untuk setiap pendaftar aktif yang melakukan transaksi pengajuan kredit pada OK Bank.
Tidak hanya itu, kalian juga bisa mendapatkan IDR 250,000 untuk setiap nasabah yang berhasil melakukan pencairan dana, dengan ketentuan yang berlaku. Program ini berlaku untuk seluruh agen yang berada di wilayah layanan OK Bank di seluruh Indonesia, namun beberapa keuntungan yang ditawarkan saat ini hanya berlaku untuk agen yang berada di Jabodetabek saja.
OK Bank memiliki program OK KTA dari OK Bank untuk mereka yang ingin memiliki dana tambahan. Program OK KTA ini memberikan pinjaman hingga Rp 200 juta dengan tenor sampai 60 bulan. Akses pengajuan kredit yang diberikan melalui persyaratan sederhana; cukup melampirkan identitas diri (KTP) dan referensi bukti vaksin kedua. Proses pengajuan pinjaman juga hanya 5 menit, dan pencairan cukup 1 hari kerja apabila dokumen yang disertakan lengkap dan sesuai.
"Program referral menjadi alternatif yang kami tawarkan untuk mereka yang sedang mencari penghasilan tambahan. Program ini menjadi bentuk komitmen kami untuk selalu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan memberikan kemudahan dan keuntungan lebih dari program perbankan yang kami miliki. Hal ini juga dapat membantu mereka memenuhi perencanaan keuangan dan apabila mereka memiliki kebutuhan untuk dana cepat, berapapun besaran nominalnya.” kata Hardiansyah Ramadhan, Department Head Retail OK Bank.
Hardiansyah juga menjelaskan bahwa selain menjadi cara alternatif untuk menghasilkan uang tambahan, program referral ini hadir juga dengan harapan agar dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan waktu luang secara lebih positif. Selain profesional, mereka yang masih belum bekerja bahkan ibu rumah tangga sekalipun bisa memanfaatkan kesempatan ini.
Baca Juga: OK Bank Gandeng Commerce Finance untuk Salurkan Kredit SPayLater
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun
-
Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan