Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan akhir pekan ini melemah ke zona merah, padahal disesi 1 indeks terpantau betah dalam zona hijau.
Mengutip data RTI, Jumat (29/7/2022) IHSG melemah di zona merah setelah ditutup turun 0,08 persen atau terpangkas 5,6 basis point ke level 6.951.
IHSG bergerak variatif dari batas atas di level 7.032 hingga batas bawah pada level 6.951 setelah dibuka pada level 6.998.
Penurunan indeks dipengaruhi atas koreksi saham sektor kesehatan 2,66 persen sektor material dasar 1,18 persen sektor konsumer non primer 0,79 persen dan sektor teknologi 0,71 persen Sedangkan penguatan melanda saham sektor industri 3,90 persen, sektor energi 1,02 persen dan sektor barang konsumsi 0,6 persen.
Sebanyak 215 saham terpantau menguat, tetapi 282 saham mengalami pelemahan sementara 193 mengalami stagnasi.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham BRNA naik 220 point atau menguat 24,58 persen ke level 1.115. BMTR menguat 23,03 persen atau bertambah 76 point ke level 406. AXIO menguat 17,94 persen atau naik 42 point ke level 276.
Selanjutnya saham BIPI menguat 17,39 persen atau naik 32 point ke level 216. ARKO yang naik 65 point atau menguat 12,26 persen ke level 595.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham KOBX turun 34 point atau melemah 6,99 persen ke level 452. RICY melemah 6,95 persen atau koreksi 8 point ke level 107.
Selanjutnya saham ESTA terkoreksi 24 point atau melemah 6,93 persen ke level 322. KONI turun 125 point atau melemah 6,90 persen ke level 1.685. KINO melemah 180 point atau turun 6,81 persen ke level 2.460.
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Tembus ke Level 7.002
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,16 persen ke level 978,629. Sedangkan, JII turun 0,53 persen ke level 597,989.
Berita Terkait
-
Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I
-
IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal
-
Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500
-
IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini
-
Layar Merah Bursa, IHSG Ambles Lebih dari 4 Persen
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
Terkini
-
Menkeu Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina
-
Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor
-
Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Rupiah Rp18.000 per Dolar: Apakah Indonesia Sedang Mengulang Krisis 1998?
-
Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar
-
Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi
-
Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan
-
Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan